SuaraKaltim.id - Nia Daniaty dituding terlibat kasus penipuan CPNS senilai Rp 8,1 miliar. Melalui pengacaranya, oleh Otto Hasibuan membantah tudingan tersebut.
Untuk diketahui, putri Nia Daniaty, Olivia Nathania dan Rafly Novianto Tilaar dilaporkan karena penipuan berkedok seleksi CPNS pada September 2021 dengan kerugian mencapai Rp 9,7 miliar.
Otto Hasibuan menyebut klienya tak tahu menahu tentang kasus itu.
"Nia Daniaty sendiri juga tidak tahu menahu, tidak punya urusan dengan kasus ini. Tapi dari fakta persidangan saya melihat ternyata Nia juga dijadikan turut tergugat. Jadi tergugat pertama adalah Oi (anak Nia Daniaty), yang kedua kalau nggak salah suaminya, kemudian Nia Daniaty tergugat," ungkap Otto Hasibuan kepada media, di Kantor Peradi, Kawasan Slipi, Jakarta Barat, pada Kamis (21/12/2023).
Menurut dia, nama Nia dikaitkan bisa jadi karena ia dikenal banyak orang.
"Mungkin Nia Daniaty terkenal, jadi dengan membawa dia ke kasus ini mungkin menjadi tekanan buat Oi dan buat Nia juga agar dia menanggung, membayar persoalan-persoalan yang ada," duga Otto Hasibuan.
Menurut dia, meskipun anak Nia Daniaty, dinyatakan bersalah bukan berarti langsung terkait dengannya.
"Oi memang anaknya Nia, tapi dia punya suami, sudah berdiri sendiri. Jadi perbuatan hukumnya tidak kepada Nia, begitu juga orang tua," ungkapnya.
Atas tudingan itu, Otto menyebut Nia tak akan mengambil langkah apapun.
Baca Juga: Pegawai Honorer Pemkot Samarinda Gelapkan Dana hingga Rp1,8 Miliar Modus Pengadaan Barang
"Dia tidak pernah dihukum untuk melakukan, apa yang dilakukan Nia hanya untuk memberitahukan. Sekarang saya sebagai pengacara hanya melindungi dia, jangan sampai ada upaya orang lain yang jahat kepada dia, karena dia tidak ada urusan apapun dengan kasus ini, jangan ada yang meneror, ganggu dia," pungkasnya.
Berita Terkait
-
702 Ribu Rekening Diblokir Terkait Penipuan, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diamankan
-
Scam Juga Menjerat Anak Umur 8 Tahun, Begini Modusnya
-
Meutya Hafid Gandeng Polri Perangi Judi Online hingga Penipuan Digital
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ini Alasannya
-
Bukan Kopdes, Suahasil Minta Gaji PNS hingga Dana Pensiun Langsung Disalurkan ke Rekening
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut