SuaraKaltim.id - Desa Bangun Mulya menjadi salah satu desa wisata rintisan yang berada di wilayah Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Desa ini adalah sebuah desa dari hasil pemekaran Kelurahan Waru pada 14 April 2010, sehingga hari itu ditetapkan sebagai hari lahirnya Desa Bangun Mulya.
Di Desa Bangun Mulya ini, terdapat tiga dusun dengan jumlah RT sebanyak 16 dengan total jumlah penduduk pada akhir 2021 sebanyak 4.282 jiwa.
Angka ini terdiri dari 2.214 jiwa laki - laki dan 2.068 jiwa perempuan dengan jumlah Kepala Keluarga adalah 1.266 KK.
Keunikan dari desa ini adalah memiliki salah satu festival seni budaya terbesar bernama Buen Festival (Festival Kebaikan).
Dikutip dari laman Kemenparekraf, festival tahunan ini digagas sebagai ruang ekspresi sekaligus ruang artikulasi kebudayaan masyarakat setempat.
Sebab masyarakay di desa ini secara kultural merupakan gabungan dari berbagai suku di Indonesia, di antaranya suku Jawa, Bugis, Paser, Dayak, Toraja, Batak, Bali, Padang, NTB, NTT, dan sebagainya.
Kemudian, Buen Festival ini akhirnya berhasil mengukuhkan identitas Desa Bangun Mulya sebagai ”Kampung Budaya”.
Buen Festival ini merupakan pagelaran seni budaya tahunan di Penajam Paser Utara yang digelar di Desa Bangun Mulya.
Baca Juga: Wisata Pantai Corong di PPU, Spot Wisata Instagramable dengan Deretan Pohon Kelapa
Gelaran ini biasanya diadakan sebuah pawai budaya, pentas tari-tarian tradisional, tarian kontemporer maupun modern dari berbagai suku, teater, hingga wayang kulit.
Ada juga workshop dan edukasi masyarakat, sarasehan budaya, penampilan dari musisi daerah, pameran produk unggulan dan juga wisata kuliner.
Selain Buen Festival yang mulai dikukuhkan sejak tahun 2016, ada beberapa festival lain seperti Festival Kaki Gunung, Festival Sedekah Bumi, Festival Malam Tahun Baru, dan festival lainnya.
Biasanya, berbagai festival ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Besar Nasional dan Hari Besar Keagamaan.
Oleh karena itu, desa wisata ini menjadi salah satu potensi wisata yang bisa digali oleh masyarakat dari berbagai kota.
Selain potensi wisata budaya, masyarakat di Desa Bangun Mulya memiliki produk unggulan baik berupa hasil pertanian dan perkebunan, produk olahan maupun kerajinan.
Kontributor: Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Samarinda dan Sekitarnya, Kamis 26 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Harga Mobil Dinas Rp8,5 M, Gubernur Kaltim: Masa Mobil Kepala Daerah ala Kadarnya?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026