SuaraKaltim.id - Pengelola Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda telah menambah empat penerbangan tambahan (extra flight) sebagai antisipasi tingginya arus mudik lebaran.
Hal itu disampaikan Kepala Seksi Teknik dan Operasi UPBU Kelas I APT Pranoto Dwi Muji. Ia mengatakan, penambahan rute penerbangan itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada puncak arus mudik Lebaran.
"Alhamdulillah tahun ini ada penambahan empat extra flight yakni ke Surabaya dua kali dan Jakarta dua kali," kata Muji, dikutip dari ANTARA, Senin (08/04/2024).
Menurut Muji, penambahan tersebut berdasarkan prediksi lonjakan arus mudik yang mencapai 22 persen di Kalimantan Timur.
"Untuk armada mencapai peningkatan 30 persen sementara jumlah penumpang yang sudah tercatat sebesar 20 persen dari total penumpang 2023," ucapnya.
Mengantisipasi kemungkinan penumpukan penumpang, kata Muji, telah ada penambahan titik di area check-in counter sehingga distribusi penumpang dapat lebih merata.
Selain itu, penumpang yang tidak membawa bagasi diarahkan untuk melakukan check-in secara online guna mengurangi kepadatan di terminal bandara.
Untuk memastikan kelancaran operasional, berbagai langkah telah diambil oleh otoritas bandara termasuk peningkatan fasilitas, kesiapan personel, dan penerapan SOP (standar operasional prosedur).
"Kami juga menjalin kerjasama dengan pihak terkait, seperti TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Meteorologi, dan mitra lainnya, juga telah dilakukan untuk memastikan perjalanan berjalan dengan baik, lancar, dan aman," jelasnya.
Baca Juga: Mudik Gratis PT Pelni, 315 Penumpang Berlayar Menuju Surabaya dari Balikpapan
Selain itu juga ada penambahan dua unit garbarata untuk memudahkan akses penumpang dari ruang tunggu ke pesawat.
Tambahnya angkutan Lebaran tahun ini ada yang spesial yakni penambahan extra flight ke Surabaya yang terbang jam 19.30 Wita, memungkinkan masyarakat yang masih bekerja untuk berangkat di sore hari atau malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu