SuaraKaltim.id - Bendungan Sepaku Semoi merupakan bendungan yang terletak di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Saat ini, Bendungan Sepaku Semoi ini erat kaitannya dengan perkembangan pembangunan dari Ibu Kota Negara (IKN) baru, Nusantara. Lantas apa kaitannya bendungan ini dengan pembangunan IKN?
Bendungan Sepaku Semoi ini akan menjadi sumber air utama bagi Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain itu, Bendungan Sepaku Semoi ini juga diharapkan dapat menjadi sumber daya listrik bagi wilayah ibu kota negara baru ini.
Rencananya, bendungan akan dilengkapi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung berkapasitas 100 megawatt (MW).
Baca Juga: Dipercepat, IKN Bakal Miliki Air Keran Layak Minum Tahun Ini?
Seperti diketahui, proyek Bendungan Sepaku Semoi merupakan proyek buatan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Bendungan ini mulai dibangun sejak masa pandemi Covid-19 di bulan Juli 2020 dengan progres konstruksi hingga pertengahan Januari 2023 sebesar 82,5%.
Kemudian kelanjutan dari progres pembangunan bendungan adalah pengisian air atau impounding yang sudah mulai dilakukan pada September 2023.
Adapun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri yang melakukan pengisian awal di Bendungan Sepaku Semoi pada Kamis, 21 September 2023 lalu.
Kala itu, tindakan simbolis tersebut merupakan tonggak bersejarah bagi Indonesia, di mana Presiden Jokowi secara langsung memutar tuas untuk mengendalikan aliran air di bendungan tersebut.
Baca Juga: Pejabat PPU Diminta Aktif Pungut Pajak Daerah, Realisasi Baru Capai 16,3%
Adapun Bendungan Sepaku Semoi memiliki kapasitas 2 ribu liter per detik untuk IKN dan 500 liter per detik yang dialokasikan untuk Balikpapan.
Bendungan tersebut dibangun untuk melayani pemenuhan air baku di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya.
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Bob Arthur Lombogia mengatakan, Bendungan Sepaku Semoi juga akan berfungsi sebagai pengendali banjir, utamanya di daerah hilir.
"Di daerah hilir ada kadang-kadang terjadi banjir sehingga bendungan ini nantinya akan berfungsi selain untuk air baku sekaligus berfungsi untuk pengendalian banjir," ujar Bob.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
-
Ole Romeny Cetak Sejarah Baru 2 Kali Debut Timnas Indonesia
-
Selangkah Lagi Timnas Indonesia Kembali Cetak Sejarah
-
Ulasan Novel Pulang Karya Leila S. Chudori: Sejarah Kelam Indonesia
-
Sinopsis Drama Korea Scandal, Dibintangi Son Ye Jin, Ji Chang Wook Hingga Nana
-
Sejarah Idul Fitri: Kemenangan Perang Badar hingga Pengganti Tradisi Jahiliyah
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN
-
Tanpa Diskon, Tol Balsam Tetap Jadi Pilihan! Kendaraan Melonjak 102 Persen
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada