SuaraKaltim.id - Pertanyaan mengenai pasangan Najirah dalam Pilkada Bontang akhirnya terjawab. Politisi dari PDIP ini memutuskan untuk berduet dengan Muhammad Aswar sebagai calon wakil wali kota.
Dukungan bagi pasangan Najirah - Aswar datang dari tiga partai politik, yakni PDIP dengan 3 kursi di DPRD Bontang, Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 2 kursi, dan Partai Gelora yang memiliki 1 kursi.
Dengan total dukungan 6 kursi, pasangan ini telah memenuhi syarat minimal 5 kursi untuk dapat bersaing dalam pemilu yang akan digelar pada 27 November mendatang.
Juru bicara pasangan tersebut, Ferza Agustia, menyatakan bahwa dukungan dari tiga partai politik ini masih bisa bertambah. Beberapa partai lain masih menjajaki komunikasi untuk bergabung dalam koalisi ini, salah satunya adalah Partai Demokrat.
"Yang sudah dapat Surat Keputusan (SK) dari PDIP, PAN dan Gelora. Demokrat on progress," ujar Ferza seperti dikutip dari Klik Kaltim, jejaring suara.com, Sabtu.
Dengan bergabungnya Najirah dan Aswar, kini jumlah pasangan calon dalam Pilkada Bontang menjadi tiga pasang. Dua pasangan lainnya adalah Basri Rase - Chusnul Dhihin dan Neni Moerniaeni - Agus Haris.
Berita Terkait
-
Demi Pilkada Kubu Raya Sukses, Dhina Rela Berpanas-panasan dan Ditolak Warga Saat Menjadi Pantarlih
-
Kembali Maju di Pilkada Bupati Kubu Raya, Ini Program Unggulan Rusman Ali
-
Janji Sutarmidji Jika Terpilih jadi Gubernur Kalimantan Barat Lagi!
-
EO di Kalbar Diminta Maksimalkan Koordinasi dengan Polisi Jelang Pilkada
-
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo Maju Pilkada 2024
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA