SuaraKaltim.id - Andi Harun mengungkapkan kondisi sumber daya dan aksesnya yang terbatas dalam meraih dukungan partai politik (Parpol) untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2024. Saat ini, ia masih menunggu kepastian dukungan parpol sebelum mendeklarasikan pencalonannya kembali.
Ia juga menegaskan, belum ada rencana maju melalui jalur independen. Walaupun sebelumnya, ia sudah pernah mendaftarkan diri lewat jalur perseorangan.
"Komentar saya soal ini tidak berubah, ya. Tunggu sampai ada dukungan partai. Kita hanya berusaha dan mohon doanya saja. Mudah-mudahan dapat dukungan partai. Kalau tidak dapat dukungan partai, berarti harus sabar," katanya, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Senin (05/08/2024).
Menanggapi kemungkinan maju melalui jalur independen, Andi Harun menekankan fokusnya kembali yang tetap pada dukungan parpol.
"Saya belum berpikir ke arah sana. Saya masih pikirnya jalur parpol dan saya mengalir seperti air saja," jelasnya.
Andi Harun juga menekankan, pentingnya mendengarkan aspirasi masyarakat dalam proses politik. Ia mengakui, mendapatkan dukungan partai politik bukanlah hal yang mudah.
"Persoalan Kota Samarinda ini bukan soal elit atau siapa kandidat, tapi soal aspirasi masyarakat. Aspirasi masyarakat yang harus didengarkan oleh elit politik," tambahnya.
Ia menyadari keterbatasannya dalam hal dana dan logistik, namun tetap optimis dan berpegang pada prinsip tidak memaksakan diri dalam berpolitik.
"Saya yakin kalau memang rezekinya, tuhan akan kasih saya. Tapi kalau bukan rezekinya, itu artinya saya disuruh bersabar. Kemampuan saya sangat terbatas. Jika ada langkah-langkah politik yang membutuhkan jaringan kuat dan biaya besar, tentu saya tidak mampu. Jadi, saya akan melangkah sesuai dengan kemampuan saya dan tidak akan memaksakan diri," ujarnya.
Baca Juga: Meski Tak Lagi Ketua DPD Gerindra, Andi Harun Tetap Prioritaskan Jalur Parpol di Pilwali
Jika tidak terpilih, Andi Harun berharap calon wali kota masa depan akan membuat Samarinda lebih baik.
"Kita harus yakin siapapun yang memimpin Kota Samarinda ini pasti akan jauh lebih baik. Saya selalu berusaha untuk sampaikan, saya bisa mengabdi di lapangan dan tempat yang berbeda," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA