SuaraKaltim.id - Gelaran Mahakam Run 2024 kembali menjadi sorotan dengan suksesnya acara yang turut mengangkat potensi pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim). Dengan rute lari yang menampilkan keindahan Sungai Mahakam, event ini diklaim menjadi ajang promosi pariwisata yang efektif.
Ribuan peserta dari berbagai daerah hadir untuk menikmati panorama eksotis Benua Etam di Samarinda, tentunya sambil mengikuti kompetisi lari ini.
Tidak hanya sebagai ajang olahraga, Mahakam Run juga berperan dalam memperkenalkan pesona alam dan budaya Kalimantan Timur kepada para pengunjung dari berbagai penjuru Indonesia.
Acara ini dirancang dengan rute yang melintasi ikon-ikon wisata di Samarinda, termasuk area di sepanjang Sungai Mahakam yang terkenal dengan keindahannya.
Baca Juga: Seno Aji Siap Hadapi Isran-Hadi di Pilgub Kaltim: 'Kami Punya Strategi dan Survei Sendiri'
Para peserta disuguhkan pemandangan menakjubkan dan nuansa khas Kalimantan yang membuat pengalaman berlari menjadi lebih berkesan.
Kehadiran ribuan pelari, baik lokal maupun dari luar daerah, tidak hanya meningkatkan eksposur terhadap potensi wisata, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi sektor pariwisata dan usaha kecil setempat.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), memainkan peran penting dalam keberhasilan acara ini.
Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sponsor, dan komunitas lari menciptakan sinergi yang solid dalam menyelenggarakan Mahakam Run 2024.
Rute yang dirancang dengan cermat menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta yang datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Padang, Makassar, Palopo, dan Aceh.
Baca Juga: ISBI Kaltim: Kampus Seni yang Dihidupkan Kembali untuk Melestarikan Kearifan Lokal
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian sekaligus penggagas menyampaikan, acara ini dirancang untuk memperkenalkan keindahan Kaltim sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata lokal, khususnya Samarinda.
Berita Terkait
-
Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...
-
Ketimpangan Ekonomi dan Pembangunan dalam Fenomena Urbanisasi Pasca-Lebaran
-
Jumlah Pemudik Turun, Rano Karno: Mungkin karena Ekonomi
-
Ekonomi Lesu? Permintaan ART Infal di Jabodetabek Menurun
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN