SPBU yang kini melayani tanpa henti mencakup wilayah Balikpapan Kota, Utara, dan Timur.
Termasuk di antaranya SPBU Karang Anyar, Sepinggan, MT Harjono, Kebun Sayur, Karang Jati, serta Grand City.
SPBU Modular di Lapangan Merdeka dan Jalan Letkol Pol HM Asnawi Arbain juga diaktifkan untuk menambah jangkauan distribusi.
Kebijakan ini dimungkinkan setelah tambahan suplai BBM dari Banjarmasin tiba, serta masuknya kapal tanker pembawa BBM ke Pelabuhan Kilang Balikpapan.
Hal ini memungkinkan depot juga beroperasi 24 jam.
Menurut Alexander, stok tambahan yang didatangkan sejak akhir pekan lalu mencapai 2.300 kiloliter (KL), dan sebagian sudah tersalurkan.
Tambahan berikutnya sebanyak 3.000 KL dijadwalkan tiba pada 24 Mei.
"Konsumsi harian BBM di Balikpapan, Penajam dan Paser rata-rata 390–400 KL per hari," katanya.
Krisis BBM yang memicu antrean di sejumlah SPBU ini mulai dirasakan sejak Jumat, 16 Mei 2025 sore.
Baca Juga: Warga Resah Pertamax Kosong, Pemkot Balikpapan Cari Jawaban ke Pertamina
Beberapa SPBU sempat kehabisan stok, memaksa warga membeli BBM dari pedagang eceran dengan harga tinggi, bahkan mencapai Rp 40.000 per liter.
Kadek, seorang pelajar, mengaku harus antre sejak pukul 05.45 pagi demi mendapatkan bensin.
“Heran juga saya, kok ada kilang tapi ngak ada Pertamax,” celetuk Eka, seorang ibu rumah tangga yang suaminya tak bisa bekerja dua hari karena kekurangan BBM.
Menanggapi hal itu, GM Alexander Susilo menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.
“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Permohonan maaf kami sampaikan atas ketidaknyamanan ini, dan kami pastikan layanan akan terus membaik," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'