Jika Anda terdaftar sebagai penerima BPNT tahap 2, akan muncul keterangan “YA” pada kolom BPNT dan disertai tulisan “APR–JUN 2025”, yang menandakan bahwa bantuan telah disetujui dan siap dicairkan.
Status Pencairan di SIKS-NG dan SP2D
Untuk KPM dan pendamping sosial, status bantuan juga bisa dipantau melalui sistem SIKS-NG. Namun per 29 Mei 2025:
- SP2D masih kosong di banyak akun
- Status SI (Standing Instruction) belum muncul
- Evaluasi komponen PKH dan View DTKS masih menunjukkan periode tahap 1
Hal ini menandakan bahwa bantuan belum sepenuhnya siap dicairkan, meski secara administratif telah disalurkan dari pemerintah ke lembaga penyalur.
Penyaluran BPNT Tahap 2 Lewat Jalur Apa Saja?
Melalui PT Pos Indonesia
- Proses penyaluran belum dimulai karena status periode salur tahap 2 belum muncul di sistem.
Melalui Bank Penyalur (KKS)
- BRI, BNI, Mandiri, dan BSI sudah menunjukkan rekening “berhasil”.
Namun, SP2D dan status SI masih kosong.
Tips Pencairan BPNT Lancar
- Pastikan data KTP dan KK Anda benar dan sudah diperbarui.
- Rekening bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) harus dalam status aktif.
- Jangan bolak-balik mengecek saldo di ATM atau agen agar kartu KKS tidak rusak.
- Tunggu informasi resmi dari pendamping sosial PKH Anda.
- Pantau terus situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos untuk perkembangan terbaru.
BPNT tahap 2 tahun 2025 sudah mulai dicairkan, namun dilakukan secara bertahap dan belum merata. Oleh karena itu, KPM diminta untuk tetap sabar dan tidak panik jika dana belum masuk.
Terus pantau status bantuan Anda secara online melalui cekbansos.kemensos.go.id, dan jangan mudah percaya pada informasi atau struk yang belum jelas sumbernya di media sosial.
Berita Terkait
-
Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak
-
Gus Ipul Ajak Pemda Bangkitkan Agen dan Gerakkan ASN untuk Percepatan Perlinsos Digital
-
Habib Jafar dan Wamensos Bekali SDM Sekolah Rakyat Cara Mendidik Siswa
-
Gus Ipul Sebut 18 Juta Keluarga Telah Terdaftar dalam Sistem Perlinsos Digital
-
Soroti Perlinduangan Anak di Asrama, KPAI Dorong Sekolah Rakyat Masuk Sistem Pendidikan Nasional
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
Terkini
-
Aksi Mahasiswa di Kantor PLN Samarinda Ricuh, Polisi Kerahkan Water Cannon
-
Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat
-
Karhutla Belum Reda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp3 M untuk Dampak Kabut Asap
-
Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud