SuaraKaltim.id - Perburuan link DANA Kaget masih berlanjut sampai hari ini, Senin (30/6/2025). Namun, fenomena link DANA Kaget palsu juga semakin mengkhawatirkan.
Di balik iming-iming saldo gratis Rp100 ribu hingga Rp500 ribu, para pelaku kejahatan siber kini menyusupkan tautan jebakan yang tersebar masif di media sosial seperti TikTok, Facebook, dan Telegram.
Kejahatan ini mencuat di tengah tingginya minat masyarakat terhadap program saldo DANA gratis, yang kerap dimanfaatkan sebagai peluang menambah penghasilan.
“Banyak situs palsu yang desainnya nyaris identik dengan situs resmi. Sekali klik, pengguna bisa langsung dijebak,” ungkap Pakar Keamanan Digital, Rizky Andika.
Pelaku menipu korban dengan menyisipkan link berbahaya pada fitur TikTok Live, chatbot Facebook, dan broadcast pesan Telegram.
Begitu tautan diklik, korban diarahkan mengisi PIN atau kode OTP. Tak butuh waktu lama, akun pun diambil alih dan data penting seperti email serta nomor verifikasi langsung diganti.
“Tak hanya kehilangan saldo, tapi juga akses penuh ke akun,” tambah Rizky.
Berdasarkan data Bank Indonesia, transaksi digital pada semester pertama 2025 melonjak 37 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Lonjakan ini turut menjadi celah kejahatan digital melalui modus link DANA Kaget hari ini yang tidak sah.
Baca Juga: Kumpulan 10 Link DANA Kaget Terbaru, Rebut Amplop Kejutannya
Modus ini begitu rapi. Banyak situs palsu yang tampilannya menyerupai domain resmi https://link.dana.id, membuat pengguna awam sulit membedakan antara yang asli dan jebakan.
Pihak DANA Indonesia pun angkat bicara. Melalui keterangan resminya, mereka menegaskan hanya ada satu domain resmi untuk klaim DANA Kaget, yaitu: https://link.dana.id.
“Seluruh link DANA Kaget yang sah hanya berasal dari domain resmi. Jika ada pihak yang meminta data pribadi dengan dalih hadiah atau saldo gratis, bisa dipastikan itu bukan dari kami,” tulis DANA dalam siaran persnya.
Agar tidak terjebak dalam penipuan berkedok saldo DANA gratis, berikut sejumlah langkah keamanan yang bisa diikuti pengguna:
- Pastikan hanya mengakses tautan melalui domain resmi: https://link.dana.id
- Jangan pernah memberikan PIN, kode OTP, atau informasi pribadi kepada siapapun
- Hindari klik link yang tersebar di kolom komentar TikTok, grup Telegram, atau pesan broadcast yang tidak jelas
- Aktifkan fitur verifikasi dua langkah (2FA) pada akun DANA
- Laporkan link mencurigakan langsung ke Pusat Bantuan DANA
Rizky juga menggarisbawahi bahwa rendahnya literasi digital masyarakat menjadi penyebab utama meningkatnya korban.
Berita Terkait
-
Sebar ShopeePay: Tebar Saldo Gratis hingga 2,5 Juta, Klik Linknya Sekarang Juga!
-
Berburu DANA Kaget: Taktik Jitu Dapat Link Aktifnya, Buruan Klik di Sini
-
Saldo DANA Kaget Hari Ini Rp 289 Ribu, Bisa Digunakan Untuk Persiapan Malam Minggu
-
Rezeki Nomplok! 3 Link Saldo DANA Kaget Rp149 Ribu Siap Diklaim, Cek Caranya di Sini!
-
DANA Kaget Sesi Malam, Masih Ada Rp 99 Ribu, Siapa Cepat Dia Dapat
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'