SuaraKaltim.id - Menjaga sistem pencernaan agar tetap sehat sangat penting untuk mendukung metabolisme tubuh secara keseluruhan.
Gangguan pencernaan seperti sembelit, asam lambung, hingga perut kembung bisa sangat mengganggu aktivitas harian.
Menariknya, ada beragam minuman untuk pencernaan yang secara alami mampu membantu meredakan berbagai keluhan tersebut.
Dikutip dari Health dan Ochsner Health, ada tujuh minuman yang secara ilmiah terbukti mendukung kesehatan pencernaan. Apa saja minumannya? Ini daftarnya.
1. Teh Pepermin
Teh pepermin telah digunakan selama ribuan tahun sebagai solusi herbal untuk mengatasi gangguan pencernaan.
Dikenal dapat merilekskan otot saluran gastrointestinal, teh ini sangat bermanfaat untuk penderita sindrom iritasi usus besar (IBS), perut kembung, dan gangguan pencernaan lainnya.
Pepermin mengandung bahan aktif yang membantu mengurangi kejang usus, sehingga makanan lebih mudah dicerna.
Teh ini juga berfungsi sebagai anti-kembung dan bisa dinikmati setiap hari, terutama setelah makan berat.
2. Kefir
Kefir adalah produk susu fermentasi yang mengandung probiotik tinggi. Dalam proses fermentasinya, kefir menghasilkan senyawa bioaktif seperti asam organik dan peptida bioaktif yang mendukung kekebalan usus dan melawan bakteri jahat.
Studi menunjukkan kefir membantu mencegah infeksi saluran cerna, memperbaiki mikrobioma usus, dan mendukung penyerapan nutrisi yang lebih baik.
Minuman untuk pencernaan ini juga membantu memperlancar buang air besar secara alami.
3. Jus Bit
Jus bit kaya akan nitrat makanan yang terbukti dapat meningkatkan aliran darah ke organ-organ, termasuk sistem pencernaan.
Kombinasi serat, polifenol, dan betaine di dalamnya sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan hati dan mempercepat pembuangan racun.
Dalam konteks pencernaan, hati yang sehat penting untuk memproses lemak dan mengatur kadar empedu, yang berperan dalam mengurai makanan.
4. Jus Plum
Jus buah plum terkenal dengan kandungan serat alaminya yang tinggi, terutama sorbitol, yang dikenal mampu melunakkan tinja dan melancarkan buang air besar.
Setiap gelasnya mengandung sekitar 4 gram serat, sangat membantu bagi yang mengalami sembelit kronis.
Minuman ini juga mengandung antioksidan yang mendukung regenerasi sel di saluran cerna dan menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam usus.
5. Teh Jahe
Jahe memiliki sifat anti-inflamasi dan karminatif yang telah dikenal dalam pengobatan tradisional.
Teh jahe mampu meningkatkan motilitas usus (pergerakan alami dalam saluran pencernaan), meringankan mual, dan mengatasi perut kembung.
Minuman ini juga sangat cocok dikonsumsi pagi hari untuk mempersiapkan sistem pencernaan sebelum makanan masuk ke dalam tubuh.
6. Minuman Cuka Apel
Cuka apel atau apple cider vinegar (ACV) mengandung asam asetat yang membantu proses enzimatik dalam pencernaan.
Bila dikonsumsi dengan air hangat dan madu, ACV dapat membantu menetralkan keasaman lambung dan menciptakan lingkungan yang baik bagi bakteri baik.
Meskipun belum ada dosis pasti yang disarankan, secangkir kecil larutan cuka apel sebelum makan bisa jadi cara alami mendukung pencernaan sehat.
7. Kombucha
Kombucha adalah teh fermentasi dengan kandungan probiotik hidup, asam organik, dan antioksidan.
Minuman ini meningkatkan jumlah bakteri baik di usus, memperbaiki sistem kekebalan tubuh, dan menurunkan peradangan dalam saluran cerna.
Dengan rasa yang sedikit asam dan menyegarkan, kombucha juga sering digunakan sebagai pengganti minuman bersoda yang tidak ramah usus.
Menjaga sistem pencernaan sehat tak hanya soal makanan, namun juga pilihan minuman harian.
Dari teh herbal hingga fermentasi, setiap minuman memiliki manfaat tersendiri dalam mendukung kesehatan usus dan mengatasi gangguan seperti sembelit, asam lambung, atau perut kembung.
Memasukkan beberapa minuman untuk pencernaan ini ke dalam rutinitas bisa menjadi cara alami, efektif, dan menyenangkan untuk menjaga usus sehat dan mencegah masalah pencernaan di kemudian hari.
Berita Terkait
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia
-
Tak Cuma Kulineran, Ini Destinasi 'Wajib Singgah' di PRJ 2026 yang Banjir Hadiah
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gubernur Rudy Mas'ud Sebut ASN Luar Daerah Bisa Isi Jabatan Strategis
-
Ribuan Warga Tertipu Ajang Lari Samarinda Half Marathon
-
BRI Dorong PMI Naik Kelas, Fokus Kembangkan Usaha Produktif di Daerah
-
Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu