SuaraKaltim.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memastikan hak belajar siswa tetap terjaga di tengah penyelidikan kasus dugaan kekerasan yang melibatkan seorang guru SD Negeri 003 Bontang Selatan.
Plt Kepala Disdikbud Bontang, Saparuddin, menyampaikan bahwa untuk sementara waktu siswa tersebut dititipkan di sekolah lain yang lokasinya berdekatan.
Langkah ini diambil guna meredam ketegangan antara pihak orang tua murid dan wali kelas.
"Kami titipkan dulu saja. Kan di situ 2 sekolah di lokasi yang sama. Sambil kami menyelesaikan kasus dugaan kekerasan tersebut," ucap Saparuddin kepada KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin, 1 September 2025.
Ia menambahkan, pengaturan ini bersifat sementara hingga investigasi tuntas.
Nantinya, murid tersebut tetap bisa kembali ke sekolah asal setelah masalah selesai ditangani.
"Kalau sudah kelar masalahnya, anak itu bisa kembali belajar di SD 003 BS," sambungnya.
Saat ini, pengawas sekolah telah turun tangan dengan memintai keterangan dari kedua pihak, baik terduga korban maupun guru yang dilaporkan.
Sementara itu, upaya konfirmasi jaringan media ini kepada guru yang bersangkutan belum mendapat jawaban hingga berita ini diturunkan.
Baca Juga: Disdikbud Kaltim Larang Siswa SMA/SMK Ikut Demo, Sekolah Diminta Awasi Ketat
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Usai Didemo, Gubernur Rudy Mas'ud Ngaku Siap Hadapi Hak Angket DPRD Kaltim
-
Proyek Kursi Pijat Rp 125 Juta di Rumah Dinas, Gubernur Kaltim: Saya Nyetir Sendiri Ribuan Kilo
-
Sederet Kontroversi Gubernur Rudy Mas'ud hingga Akhirnya Didemo Rakyat Sendiri
-
Romy Wijayanto Jadi Dirut Bankaltimtara, Gubernur Rudy Mas'ud: Skornya Tertinggi
-
Hak Angket Tak Perlu Interpelasi, DPRD Didesak Usut Kebijakan Pemprov Kaltim