-
Getaran kuat dari uji fondasi proyek terowongan di Sungai Dama menyebabkan rumah warga retak dan tiang bangunan bergeser, memicu kepanikan dan sorotan terhadap kesiapan teknis proyek.
-
Pengamat Kebijakan Publik Saipul Bachtiar menilai insiden ini bukti lemahnya perencanaan dan pelaksanaan Amdal, serta mendesak kontraktor menghentikan sementara proyek untuk evaluasi menyeluruh.
Saipul meminta Pemkot Samarinda turun langsung dan melakukan audit independen terhadap Amdal, menegaskan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam setiap proyek infrastruktur besar.
“Audit Amdal perlu dilakukan ulang. Jangan hanya administrasi di atas kertas. Harus dipastikan bahwa metode kerja dan alat yang digunakan sesuai dengan standar keselamatan lingkungan,” katanya.
Ia menutup dengan pesan bahwa proyek infrastruktur besar harus mengutamakan keselamatan warga sebagai prioritas utama.
“Jangan sampai proyek yang bertujuan memperlancar mobilitas malah menjadi ancaman bagi keselamatan warga yang tinggal di atasnya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut