Suasana diskusi di Kantor Kelurahan Sungai Dama berlangsung tegang, warga melayangkan protes terhadap pembangunan proyek terowongan Samarinda. [kaltimetam.id]
Baca 10 detik
“Arahan dari pimpinan kami untuk bantu sosialisasi dan kompensasi sekitar Rp 5 juta. Nanti kita evaluasi lagi ke depannya,” ujarnya.
Namun, pernyataan itu belum cukup meredakan kemarahan warga.
Mereka tetap menuntut agar proyek dihentikan sementara hingga ada jaminan keamanan dan transparansi dari pihak pelaksana.
“Mereka bilang sudah sosialisasi, tapi kami tidak pernah merasa ada. Surat pun tidak ada, dari RT juga tidak ada. Mereka bohong ke publik,” tegas Risma.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif