-
- Teddy Indra Wijaya berperan sebagai pilar komunikasi dan koordinasi di pemerintahan Presiden Prabowo, memastikan pesan strategis tersampaikan dengan jelas dan terarah.
- Ia memfasilitasi rapat strategis dan memperkuat komunikasi digital pemerintah agar publik memahami konteks dan tujuan kebijakan secara utuh.
- Teddy menjadi poros koordinasi antara Presiden dan seluruh menteri, menunjukkan kepercayaan tinggi dari Presiden serta peran strategis yang melampaui fungsi administratif.
SuaraKaltim.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dinilai memiliki peran sentral dalam memastikan kelancaran komunikasi dan koordinasi lintas kementerian di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sosoknya disebut sebagai figur profesional yang menjaga keseimbangan antara komunikasi internal pemerintahan dan penyampaian pesan publik.
Ketua DPP Arus Bawah Prabowo, Supriyanto, menyebut Teddy sebagai pilar komunikasi publik pemerintahan karena kemampuan dan loyalitasnya dalam mendukung visi besar Presiden.
"Teddy Indra Wijaya tidak hanya pejabat, tapi jembatan yang menyatukan Presiden dan rakyat. Ia menjaga agar visi besar Presiden tersampaikan dengan bahasa yang jelas dan penuh semangat kebangsaan," kata Supriyanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 19 Oktober 2025, disadur dari ANTARA.
Menurut Supriyanto, sepanjang tahun pertama pemerintahan Prabowo–Gibran, Teddy berperan memastikan komunikasi antar-kementerian berjalan cepat dan solid.
Ia juga aktif memfasilitasi pertemuan dan rapat strategis berbagai pihak dengan Presiden Prabowo.
Di bawah koordinasinya, komunikasi publik di lingkar istana disebut menjadi lebih terarah dan terintegrasi dengan Kantor Komunikasi Kepresidenan.
Tujuannya agar kebijakan strategis pemerintah dapat diterjemahkan ke dalam narasi digital yang informatif dan faktual.
"Sehingga publik memahami konteks dan tujuan kebijakan secara utuh," tuturnya.
Selain kemampuan koordinatif, Supriyanto juga menyoroti peran Teddy dalam memperkuat komunikasi digital pemerintahan.
Baca Juga: Jalan Penghubung IKN: PPU Ajukan Perluasan Jalan Provinsi ke Kementerian PUPR
"Ia mendorong agar penyampaian pesan publik dilakukan dengan pendekatan adaptif, cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Pendekatan ini terbukti efektif meredam potensi kesalahpahaman dan menjaga stabilitas opini publik terhadap kebijakan pemerintah," ucapnya.
Sementara itu, pakar komunikasi politik Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing, menilai Teddy Indra Wijaya sebagai salah satu tokoh kunci dalam akselerasi pemerintahan Presiden Prabowo.
Ia menyebut kepercayaan besar dari Presiden menjadi modal utama di balik kiprah Teddy.
Hal itu terlihat dari kehadiran Teddy yang hampir selalu mendampingi Prabowo dalam berbagai agenda, baik di dalam maupun luar negeri.
"Bapak Teddy melakukan tugasnya dengan baik, siap melayani Prabowo dengan segala kebutuhan profesionalnya," ujar Emrus.
Menurut Emrus, jabatan sekretaris kabinet memiliki fungsi strategis sebagai poros koordinasi antara Presiden dan seluruh menteri, bukan hanya peran administratif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut