- Mobil-mobil kecil ini direkomendasikan untuk keluarga baru.
- Selain ramah lingkungan, mobil tersebut ekonomis dan bandel.
- Dengan pilihan tepat, mobil siap menemani aktivitas sehari-hari.
SuaraKaltim.id - Mobil kecil menjadi pilihan logis bagi mereka pasangan baru yang menginginkan kendaraan harian dengan biaya operasional terjangkau namun performanya tangguh.
Selain itu, mobil LCGC alias Low-Cost Green Car LCGC yang hadir dengan harga ekonomis dan ramah lingkungan sesuai yang dianjurkan pemerintah.
Selain tujuan utamanya mengurangi emisi gas buang, mobil tersebut juga sangat cocok untuk keluarga muda di daerah perkotaan. Mobil dirancang andal, fitur canggih dan terpenting, efisien bahan bakar.
Berikut 4 mobil kecil bekas murah yang menjadi pilihan logis keluarga baru.
1. Toyota Agya
Toyota Agya menjadi mobil LCGC yang masih diproduksi dan eksis dikalangan masyarakat dengan membawa perbaikan baru seperti penggunaan mesin bensin 1198 cc dengan kode WA-VE 1.200 cc dengan konfigurasi 3-silinder Dual VVT-i.
Jadi mesin inilah yang digadang membuat Agya mampu menghasilkan tenaga 88 PS pada 6.000 rpm dan torsi 11,52 Kgm pada 4.500 rpm.
2. Daihatsu Ayla
Daihatsu Ayla diminati masyarakat karena ramah lingkungan, hemat bensin dengan konsumsi sekitar 20 km/liter dan murah namun tetap memiliki performa maksimal.
Dengan dibekali pilihan 1.000 cc dan 1.200 cc, setiap generasinya mobil ini terus bekmbang termasuk dari segi interio, eksterior hingga performanya dengan menghadirkan transmisi CVT serta basis canggih.
3. Honda Brio
Mobil LCGC bekas selanjutnya adalah Honda Brio yang hadir sejak tahun 2012. Mesin yang digunakan antar tipenya seperti Brio RS dan Satya juga sama persis yaitu L12B berkapasitas 1.199 cc 4 silinder i-VTEC.
Apalagi, tenaga yang dihasilkan mesin ini cukup memuaskan yaitu 90 dk dengan turis 110 Nm y pada 4.800 rpm.
4. Suzuki Karimun Wagon
Suzuki Karimun Wagon merupakan salah satu LCGC legendaris yang akhirnya resmi berhenti produksi tahun 2021 karena fokus pada elektrifikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI