- Keempat mobil ini dicari banyak keluarga karena menawarkan kualitas perjalanan.
- Meski boros, mobil tersebut dikenal sebagai kendaraan yang nyaman dan tangguh.
- Dengan pilihan yang tepat, perjalanan bersama keluarga akan menjadi kebahagiaan.
SuaraKaltim.id - Terdapat segelintir mobil yang secara terang-terangan dicap boros bensin, namun herannya, unit bekasnya tetap laris manis dan selalu ada peminatnya.
Di sisi lain, mobil bekas boros tersebut menawarkan kelapangan kabin, kenyamanan suspensi buat penumpang dan ketangguhan mesin yang memuaskan.
Mobil-mobil boros bensin ini adalah pilihan paling logis bagi keluarga yang mengerti bahwa perjalanan jauh adalah tentang kualitas waktu bersama bukan sekadar menghemat beberapa liter bensin.
Berikut 4 rekomendasi mobil bekas boros masih banyak dicari karena ketangguhan dan kenyamanannya.
1. Kijang Kapsul
Kijang Kapsul merupakan sebutan untuk generasi keempat Toyota Kijang (1997-2004) yang terkenal dengan desain membulat, daya tahan, kapasitas besar dan cenderung boros bensin.
Kendaraan ini menjadikan mobil keluarga populer di Indonesia, dengan varian seperti LGX, LSX, SGX, dan Krista, yang harga terjangkau karena suku cadangnya mudah dan perawatannya mudah.
2. Mitsubishi Kuda
Mitsubishi Kuda adalah MPV legendaris dari Mitsubishi yang populer di Indonesia tahun 1999-2005 sebagai pesaing Kijang dan Panther, dikenal tangguh, nyaman, namun boros untuk varian bensin.
Kini Mitsubishi Kuda menjadi mobil bekas yang diminati karena harga terjangkau dan sparepart mudah, meskipun produksinya dihentikan digantikan Xpander.
3. Toyota Innova
Toyota Innova adalah MPV keluarga populer dari Toyota di Indonesia, dikenal tangguh dengan pilihan mesin bensin dan diesel.
Mobil yang boros untuk varian bensinnya ini menawarkan kenyamanan 7-penumpang, fitur modern seperti layar sentuh dan konektivitas smartphone.
Innova punya pilihan transmisi otomatis/manual, dengan harga bervariasi tergantung varian dan fitur, menjadikannya pilihan utama bagi keluarga Indonesia.
4. Nissan Terrano
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa