- Anggota DPD RI Aji Mirni menyentil kebijakan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud terkait formasi Tim Ahli.
- Menurut senator dapil Kaltim itu, komposisi Tim Ahli TAGUPP Rudy Mas'ud didominasi orang luar Kaltim.
- Aji Mirni meminta agar putra-putri daerah diberikan kesempatan menuangkan pikiran membangun daerah.
SuaraKaltim.id - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud mendapat kritikan dari anggota DPD RI Aji Mirni Mawarni terkait formasi Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP).
Aji Mirni mengkritisi sejumlah keterlibatan orang dari luar Kaltim, yang bergabung dalam TAGUPP tersebut.
"Yang jadi pertanyaan saya, apakah orang-orang yang dipilih dalam TAGUPP ini benar-benar kompeten. Karena tujuan utama dari banyaknya tim ini kan untuk mempercepat pembangunan di Kalimantan Timur. Jadi yang paling penting itu adalah kompetensinya," katanya dilansir dari Kaltimtoday.co--jaringan Suara.com Sabtu (28/03/2026).
Aji Mirni mengungkapkan jika kompetensi SDM dalam formasi itu, dan meminta agar putra-putri daerah diberikan kesempatan menuangkan pikirannya dalam membangun daerah.
Diketahui, Pembentukan TAGUPP tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/K.9/2026 tentang TAGUPP Tahun 2026 sebagaimana tercantum dalam dokumen resmi pemerintah daerah.
Ada sebanyak 39 personel meliputi ketua, wakil, koordinator bidang serta anggotanya dalam formasi tim ahli gubernur, ditambah dengan 8 orang dewan penasehat.
"Kalau memang dirasa tenaga dari luar dianggap lebih kompeten, saya justru melihat bahwa SDM di Kalimantan Timur juga banyak yang berkualitas. Seharusnya mereka diprioritaskan," ungkap Aji Mirni.
Tidak hanya itu, ia juga mendorong agar latar belakang seluruh anggota TAGUPP dibuka secara transparan. Masyarakat perlu tahu kompetensi dan rekam jejak mereka, agar publik bisa menilai secara objektif.
"Rekrutmen TAGUPP seharusnya dilakukan secara terbuka. Supaya transparan dan akuntabel. Apalagi beberapa kebijakan pemerintah daerah belakangan ini juga menuai respons dari masyarakat," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi