Eko Faizin
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:45 WIB
Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. [Ist]
Baca 10 detik
  • Jumlah penumpang Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan turun menjadi 9.000-11.000 orang per hari akibat lonjakan harga tiket pesawat.
  • Kenaikan harga tiket disebabkan meroketnya harga avtur global yang berdampak pada mahalnya biaya operasional seluruh maskapai penerbangan.
  • Masyarakat umum kini beralih menggunakan transportasi laut, sementara pihak bandara tetap menargetkan 5,3 juta penumpang hingga akhir 2026.

Oleh karena itu, grafik harga tiket sangat bergantung pada naik-turunnya harga bahan bakar tersebut.

Iwan merincikan, pada Maret 2026 lalu, harga avtur sebenarnya sempat berada di angka Rp15.248,10 per liter.

Namun, harganya melesat tajam menjadi Rp28.949,13 per liter pada Mei 2026, sebelum akhirnya sedikit turun ke angka Rp25.966,29 per liter pada periode Juni 2026 ini.

Kenaikan yang hampir mencapai dua kali lipat dari awal tahun inilah yang mencekik operasional maskapai.

Meski terjadi penurunan jumlah penumpang yang cukup kontras di pertengahan tahun ini, pihak Bandara SAMS Sepinggan tetap memasang sikap optimistis bahwa target pergerakan penumpang sepanjang tahun 2026 dapat terealisasi.

"Kami optimistis karena masih ada enam bulan ke depan. Harapannya target sebanyak 5,3 juta penumpang hingga Desember 2026 dapat tercapai," tegasnya.

Load More