- Ratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Balikpapan pada Senin, 15 Juni 2026.
- Para pengunjuk rasa menuntut pemerintah mengatasi kenaikan harga BBM serta kelangkaan stok pertalite di masyarakat.
- Mahasiswa juga menyampaikan aspirasi terkait permasalahan infrastruktur jalan, pembangunan rumah sakit, dan minimnya penerangan jalan umum.
SuaraKaltim.id - Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi demo di depan kantor DPRD Kota Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin, 15 Juni 2026.
Pantauan di lokasi, ratusan mahasiswa mulai berkumpul di Simpang BC Balikpapan, lalu berjalan kaki menuju kantor DRPD. Setibanya di lokasi, para orator langsung menyampaikan tuntutan mereka.
"Kami datang ke sini untuk menyampaikan pendapat. Bukan untuk anarkis, sepakat kawan-kawan!" teriak Koordinator Aksi, Wisnu Nugroho setibanya di lokasi.
Secara bergantian, dalam orasinya, para mahasiswa menyoroti harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax yang naik tinggi. Sementara ketersediaan BBM jenis pertalite yang disubsidi pemerintah sangat terbatas.
"Pertamax naik, sementara pertalite sulit. Hanya lima SPBU di Balikpapan yang menyediakan pertalite dan itu terbatas. Tidak selalu tersedia. Itu sangat menyusahkan rakat," ujarnya.
Selain menyoroti harga BBM yang naik, para mahasiswa juga menyoroti banyaknya permasalah di Kota Balikpapan yang tentu sangat merugikan warga. Mulai dari pengerjaan rumah sakit yang belum kelar. Banyaknya jalan rusak.
"Beberapa waktu lalu rame soal begal di Balikpapan. Warga banyak takut keluar rumah. Penerangan jalan umum sangat minim. Banyak sekali permasalahan terlebih di daerah kilo," ungkap seorang orator saat menyampaikan aspirasi.
Aksi demo masih berjalan tertib. Sementara Jalan Jenderal Sudirman yang merupakan lokasi demo, diberlakukan satu jalur.
Personel kepolisian dari Polresta Balikpapan dan TNI masih berjaga di lokasi guna melakukan pengaman.
Baca Juga: Didemo Ribuan Massa Kaltim, Gubernur Rudy Mas'ud Ucapkan Terima Kasih
Kontributor : Tuntun Siallagan
Berita Terkait
-
BBM Non Subsidi Makin Mahal, Warga Ramai-ramai Serbu Pertalite
-
Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG
-
Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid saat Uji Coba di Jalur Perkotaan
-
ESDM Buka Peluang Tambah Kuota Solar Subsidi
-
Harga Bensin Tembus Rp 42 Ribu Per Liter, Krisis BBM di Depan Mata di Prancis
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim