Suhardiman
Senin, 15 Juni 2026 | 14:49 WIB
Mahasiswa menggelar demo di kantor DPRD Balikpapan. [Suara.com/ Tuntun Siallagan]
Baca 10 detik
  • Ratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Balikpapan pada Senin, 15 Juni 2026.
  • Para pengunjuk rasa menuntut pemerintah mengatasi kenaikan harga BBM serta kelangkaan stok pertalite di masyarakat.
  • Mahasiswa juga menyampaikan aspirasi terkait permasalahan infrastruktur jalan, pembangunan rumah sakit, dan minimnya penerangan jalan umum.

SuaraKaltim.id - Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi demo di depan kantor DPRD Kota Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin, 15 Juni 2026.

Pantauan di lokasi, ratusan mahasiswa mulai berkumpul di Simpang BC Balikpapan, lalu berjalan kaki menuju kantor DRPD. Setibanya di lokasi, para orator langsung menyampaikan tuntutan mereka.

"Kami datang ke sini untuk menyampaikan pendapat. Bukan untuk anarkis, sepakat kawan-kawan!" teriak Koordinator Aksi, Wisnu Nugroho setibanya di lokasi.

Secara bergantian, dalam orasinya, para mahasiswa menyoroti harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax yang naik tinggi. Sementara ketersediaan BBM jenis pertalite yang disubsidi pemerintah sangat terbatas.

"Pertamax naik, sementara pertalite sulit. Hanya lima SPBU di Balikpapan yang menyediakan pertalite dan itu terbatas. Tidak selalu tersedia. Itu sangat menyusahkan rakat," ujarnya.

Selain menyoroti harga BBM yang naik, para mahasiswa juga menyoroti banyaknya permasalah di Kota Balikpapan yang tentu sangat merugikan warga. Mulai dari pengerjaan rumah sakit yang belum kelar. Banyaknya jalan rusak.

"Beberapa waktu lalu rame soal begal di Balikpapan. Warga banyak takut keluar rumah. Penerangan jalan umum sangat minim. Banyak sekali permasalahan terlebih di daerah kilo," ungkap seorang orator saat menyampaikan aspirasi.

Aksi demo masih berjalan tertib. Sementara Jalan Jenderal Sudirman yang merupakan lokasi demo, diberlakukan satu jalur.

Personel kepolisian dari Polresta Balikpapan dan TNI masih berjaga di lokasi guna melakukan pengaman.

Baca Juga: Didemo Ribuan Massa Kaltim, Gubernur Rudy Mas'ud Ucapkan Terima Kasih

Kontributor : Tuntun Siallagan

Load More