- Kenaikan harga Pertamax memicu lonjakan antrean panjang kendaraan pengguna Pertalite di berbagai SPBU Kota Balikpapan sejak Juni 2026.
- Masyarakat beralih ke Pertalite karena harga Pertamax dinilai terlalu tinggi, menyebabkan waktu tunggu pengisian BBM meningkat signifikan.
- Keterbatasan akses Pertalite yang hanya tersedia di lima lokasi SPBU memperparah kesulitan pengendara sepeda motor di Balikpapan.
SuaraKaltim.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak jenis Pertamax mulai memberikan dampak terhadap masyarakat di Balikpapan, Kalimantan Timur (kaltim).
Kota yang dijuluki sebagai "Kota Minyak" ini kini menghadapi fenomena baru di sejumlah SPBU, yaitu lonjakan antrean kendaraan akibat peralihan pengguna Pertamax ke Pertalite.
Hal ini terpantau di sejumlah SPBU di Balikpapan. Jika sebelumnya pengendara roda dua maupun roda empat mimilih Pertamax sebagai bahan bakar utama, kini sebagain besar mulai beralih ke Pertalite.
Salah seorang warga bernama Heriyanto (42), mengaku harus menunggu lebih dari satu jam hanya untuk mendapatkan giliran mengisi BBM.
"Biasanya ngantre di sini paling 30 menit. Ini sudah lebih satu jam tapi belum dapat giliran," kata Heriyanto (42) saat diwawancarai di seputaran SPBU Jalan Soekarno-Hatta Km 9 Balikpapan Utara, Jumat, 19 Juni 2026.
Ia mengatakan, sebelum terjadi penyesuaian harga BBM, antrean kendaraan untuk mendapatkan Pertalite hanya berkisar 30 hingga 300 meter. Namun sekarang antrean bahkan bisa mengular hingga sekitar 500 meter.
Kondisi serupa juga terjadi di SPBU Jalan MT Haryono Balikpapan. Antrean Pertalite kini sudah semakin sulit. Yang paling parah adalah antrean Pertalite khusus kendaraan roda dua.
Sebelum harga Pertamax naik, antrean sepeda motor memang sudah cukup panjang, namun masih dalam batas normal dengan waktu tunggu sekitar 20 menit. Namun, antrean kini semakin panjang.
Seorang pengendara bernama Herman (32) mengaku terpaksa meninggalkan kebiasaan mengisi Pertamax karena kenaikan harga yang dinilai terlalu tinggi.
"Sebelumnya saya biasa isi Pertamax. Tapi karena naiknya hampir Rp4 ribu per liter, mau tidak mau sekarang beralih ke Pertalite walaupun antreannya lama," ujar Herman (32) saat ditemui di SPBU Gunung Bakaran Balikpapan.
BBM jenis Pertalite untuk roda dua atau sepeda motor di Kota Balikpapan, memang terbatas. Dari belasan SPBU yang ada, hanya lima SPBU yang menyediakan BBM pertalite untuk pengendara sepeda motor.
Oleh karena itu, antre panjang pun tidak bisa dihindari. Apalagi pertamax naik, mendapat pertalite tentu jadi semakin sulit.
Kontributor : Tuntun Siallagan
Berita Terkait
-
Kasus ISPA Akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Kaltim Masih Terus Meningkat
-
Kilang Balikpapan Hampir Rampung, Impor Bensin RI Berpotensi Turun Separuh
-
Pengguna Pertamax Beralih, Kuota BBM Pertalite Jebol
-
Pemerintah dan Pertamina Bersinergi Perkuat Kilang RDMP Balikpapan
-
Istri Rudy Mas'ud Pamer Adopsi Orangutan Baimah, Publik Diajak Ikut Melindungi Satwa
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
-
Relawan Jokowi Padati PN Jaktim, Joget-Joget dan Bawa Poster Sindiran untuk Roy Suryo
Terkini
-
Remaja 13 Tahun asal Samboja Jadi Korban ke-57 Tewas di Lubang Tambang
-
Daftar 3 Prajurit TNI Gugur, Korban Helikopter Jatuh saat Padamkan Karhutla
-
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter saat Misi Karhutla di Kalteng
-
Massa Kembali Demo di Kantor Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud ke Jakarta
-
Rudy Mas'ud ke Jakarta di Tengah Rencana Demo, Ini Penjelasan Pemprov Kaltim