- Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menetapkan status tanggap darurat karhutla pada 31 Agustus hingga 29 September 2026.
- Kebijakan tersebut bertujuan mempercepat penanganan dan koordinasi lintas instansi dalam mengatasi kebakaran hutan serta lahan.
- Dampak bencana hingga 31 Agustus 2026 mencatat 2.285 kejadian karhutla dengan luas area mencapai 6.587,84 hektare.
SuaraKaltim.id - Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dimulai sejak 31 Agustus hingga 29 September 2026.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menjelaskan peningkatan status dilakukan sebagai langkah percepatan penanganan menyusul meningkatnya dampak karhutla di wilayahnya.
"Dengan status tanggap darurat ini kita akan lebih mudah dalam rangka mengoordinasikan tugas-tugas pengamanan dan penanganan bencana," katanya, Selasa (1/9/2026).
Status tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 100.3.3.1/230/2026 tertanggal 31 Agustus 2026.
Kemudian juga ditetapkan Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/231/2026 tentang Pos Komando Penanganan Tanggap Darurat Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026.
Agustiar mengatakan, menghadapi karhutla diperlukan penguatan koordinasi antarinstansi, optimalisasi pengerahan personel dan peralatan.
Termasuk, kata dia, kemudahan dalam mobilisasi sumber daya dalam mendukung operasi penanganan di lapangan.
Dengan ditetapkannya status tanggap darurat ini, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota, TNI, Polri, BNPB serta unsur terkait dapat semakin memperkuat langkah penanggulangan, mulai dari pemadaman, penanganan dampak asap hingga upaya pencegahan agar karhutla tidak semakin meluas.
Adapun informasinya, untuk mendukung operasi di lapangan, sejumlah bantuan peralatan telah diterima di antaranya 10 unit eksavator, sekitar 100 unit unit pemadam kebakaran, bantuan selang air, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Pemprov Kalteng terus melakukan koordinasi terkait dukungan tambahan dari pemerintah pusat maupun pihak lainnya.
Berdasarkan data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 31 Agustus 2026 tercatat 2.285 kejadian karhutla dengan luasan total mencapai 6.587,84 hektare. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut
-
Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air