- Aliansi GERAM menggelar demonstrasi di Kantor Gubernur Kaltim pada Rabu, 21 Oktober 2026.
- Gubernur Rudy Mas'ud berjanji membawa berbagai tuntutan masyarakat dan mahasiswa ke pemerintah pusat.
- Gubernur juga berjanji mengembalikan ajudan bermasalah ke satuan asalnya setelah diprotes massa.
Dalam pemberitaan sejumlah media pada Kamis (22/10/2026), janji pencopotan atau penarikan ajudan tersebut menjadi salah satu respons yang dianggap lebih konkret oleh demonstran.
Namun, persoalan itu bukan satu-satunya tuntutan yang harus ditindaklanjuti pemerintah provinsi.
Sementara koordinator lapangan aksi, Angga Wato, mengatakan respons yang dinilai konkret oleh massa terutama berkaitan dengan penarikan ajudan gubernur.
Menurut Angga, persoalan BBM, pemadaman listrik, dan Gratispol masih membutuhkan penjelasan serta langkah nyata dari pemerintah.
GERAM menyatakan akan melakukan konsolidasi untuk membahas langkah selanjutnya. Aksi lanjutan berpeluang digelar apabila tidak ada tindak lanjut terhadap tuntutan yang telah disampaikan.
Dengan demikian, perhatian publik kini tertuju pada realisasi janji gubernur, terutama terkait penyelesaian persoalan karhutla, ketersediaan BBM, keandalan listrik, dan kebijakan pendidikan.
Pernyataan membawa aspirasi ke pemerintah pusat menjadi langkah awal. Namun, mahasiswa dan masyarakat masih menunggu perkembangan konkret agar tuntutan yang disampaikan dalam demonstrasi tidak berhenti pada komitmen lisan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Digeruduk Massa, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Janji Temui Pemerintah Pusat
-
Gubernur Kaltim Pecat Ajudannya yang Arogan, Sampaikan Permintaan Maaf
-
Demo di Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Tanggapan Rudy Mas'ud Dinilai Normatif
-
Gubernur Rudy Mas'ud Lantik 9 Pejabat di Tengah Kontroversi Ajudan dan Singapura
-
Kronologi Perempuan di Samarinda Bakar Ruko Gegara Kesal Gaji Tak Naik-naik