Kekerasan Pada Anak di Kaltim Tergolong Tinggi, 204 Kasus Selama 2020

"Kekerasan terhadap anak selain berdampak pada fisik seperti luka permanen, juga berdampak psikis ," kata Halda.

Muhammad Taufiq
Minggu, 18 Oktober 2020 | 15:03 WIB
Kekerasan Pada Anak di Kaltim Tergolong Tinggi, 204 Kasus Selama 2020
Ilustrasi anak korban kekerasan. (Shutterstock)

"Kasus kekerasan terhadap anak merupakan fenomena gunung es. Namun ketika aplikasi Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA) mampu memfasilitasi pelaporan kejadian kekerasan dan masyarakat berani melapor, kini fenomena gunung es mulai terkuak," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini