Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terduga Pembunuh Wartawan Demas Laira Ditangkap Polisi di Gorontalo

Chandra Iswinarno Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:27 WIB

Terduga Pembunuh Wartawan Demas Laira Ditangkap Polisi di Gorontalo
Wartawan Mamuju Tengah Demas Laira. (istimewa)

Pelaku yang berjumlah lima orang ditangkap di lokasi yang berbeda pada Rabu (21/10/2020) subuh.

SuaraKaltim.id - Setelah dua bulan melakukan penyelidikan, anggota Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) menangkap pembunuh jurnalis Demas Laira.

Pelaku yang berjumlah lima orang ditangkap di lokasi yang berbeda pada Rabu (21/10/2020) subuh.

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Ridwan membenarkan, terduga pelaku sudah diamankan anggota oleh tim gabungan anggota Kepolisian Polda Sulbar di tiga tempat, yakni Provinsi Gorontalo, Karossa dan Topoyo.

”Terduga sudah kami amankan subuh tadi dan belum ditetapkan jadi tersangka. Namun, kami yakin bahwa dia pelakunya dan ditangkap di tiga tempat di Gorontalo, Karossa dan Mateng, mereka masih diamankan di Mateng,” katanya seperti dilansir Pojokcelebes.com-jaringan Suara.com.

Meski begitu dia mengaku, hingga sementara kasus ini masih dikembangkan dan motifnya untuk sementara motif pribadi dan tidak ada kaitannya dengan profesi.

Sebelumnya diberitakan, kasus pembunuhan terhadap Demas Laira, seorang wartawan di Mamuju Tengah diketahui saat seorang sopir truk menemukan jasad korban tergeletak bersimbah darah, di Jalan Poros Mamuju-Palu Sulawesi Tengah, tepatnya di wilayah Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Kamis (20/8/2020) dini hari sekitar pukul 02. 00 WITA.

Penemuan jasad wartawan yang awalnya diduga sebagai korban kecelakaan lalu lintas tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Karossa.

"Awalnya, penemuan jasad itu diduga korban kecelakaan lalu lintas, namun setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap tubuh korban, ditemukan sejumlah luka tikaman sehingga kuat dugaan korban meninggal akibat penganiayaan," kata Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah Inspektur Polisi Satu Agung Setyo Negoro.

Dari hasil visum, ditemukan 17 luka tikaman di tubuh korban.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang milik korban, yakni sebuah sepeda motor, dompet serta tiga kartu pers kabardaerah.com dan targetkasus.com serta sulawesion.com atas nama Demas Laira.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait