facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Siap-siap! Warga Luar yang Mau ke Balikpapan, Posko Rapid Antigen Menanti

Chandra Iswinarno Senin, 18 Januari 2021 | 19:02 WIB

Siap-siap! Warga Luar yang Mau ke Balikpapan, Posko Rapid Antigen Menanti
Ilustrasi rapid test antigen. Pemkot Balikpapan memberlakukan aturan rapid tes antigen bagi warga pendatang secara acak. (Suara.com/Anang Firmansyah)

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sedang menyiapkan pendirian pos di beberapa titik kawasan untuk melakukan rapid test antigen secara acak.

SuaraKaltim.id - Wacana rapid tes antigen bagi orang luar yang akan masuk ke Kota Balikpapan melalui jalur darat bakal diberlakukan sebentar lagi. Pasalnya, pemerintah kota (pemkot) setempat sedang menyiapkan pendirian pos di beberapa titik kawasan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memantau kegiatan keluar masuknya warga dari luar kota minyak tersebut.

“Memang kita lagi persiapkan ada pos baik di laut dan darat, khusus yang di darat akan didirikan di Jalan Soekarno Hatta Km 23 Balikpapan Utara dan di Jalan Mulawarman, di Balikpapan Timur,” ujar Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com pada Senin (18/01/2021) sore.

Dia menjelaskan, nantinya di pos tersebut akan ada kegiatan pemeriksaan rapid antigen bagi pengguna kendaraan secara acak.

Baca Juga: Senin Ini, Anak Muda Mendominasi Tambahan Kasus Covid-19 di Balikpapan

“Tidak semua warga yang masuk kita ikutkan rapid antigen, tapi acak dan itu tidak setiap hari dilakukan, diwaktu dan disaat tertentu saja baru dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Selain itu dia juga mengemukakan, jika ada pengguna kendaraan atau warga yang terjaring dengan hasil rapid antigennya reaktif, maka dilarang masuk ke Kota Balikpapan.

“Untuk saat ini masih kami persiapkan, rapid antegennya gratis, kalau sudah siap minggu ini sudah mulai kita lakukan,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Satgas Covid-19 Balikpapan ini juga mengingatkan kepada warga Balikpapan agar pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dijalankan sebaik mungkin.

“Karena ini sangat darurat sangat bahaya jumlah pasien positif cukup banyak dan kondisi kapasitas rumah sakit kita sudah sangat terbatas untuk itu warga dapat melaksanakan PPKM, sehingga diharapkan kasus Covid-19 kita bisa menurun,” katanya.

Baca Juga: Gawat! Tempat Tidur Pasien Covid-19 di 11 RS Kota Balikpapan Tersisa 26 Bed

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait