alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Waspada! Varian Covid-19 Asal Inggris Sudah Masuk Indonesia

Chandra Iswinarno Selasa, 02 Maret 2021 | 14:26 WIB

Waspada! Varian Covid-19 Asal Inggris Sudah Masuk Indonesia
Ilustrasi Covid-19 di dunia. Kemenkes menyatakan varian Covid-19 mutasi Inggris telah ada di Indonesia. [Suara.com/Eko Faizin]

Pengumuman tersebut disampaikan Kementerian Kesehatan setelah mengidentifikasi dua kasus Virus Corona atau Covid-19 asal Inggris dengan nama SARS-CoV-2 B117.

SuaraKaltim.id - Varian Covid-19 yang bermutasi dari Inggris dipastikan sudah masuk ke Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan Kementerian Kesehatan setelah mengidentifikasi dua kasus Virus Corona asal Inggris atau SARS-CoV-2 B117.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengemukakan, dengan adanya temuan tersebut sekaligus menandai setahun pandemi Covid-19 menjalar di Indonesia.

“Tadi malam saya mendapatkan informasi bahwa tepat dalam setahun hari ini kita menemukan mutasi B117 UK mutation di Indonesia. Ini fresh from the oven, baru tadi malam ditemukan dua kasus,” katanya seperti dilansir Digtara.com-jaringan Suara.com melalui kanal YouTube Kemenristek/BRIN, Selasa (2/3/2021).

Lebih lanjut, dia mengemukakan, temuan varian Covid-19 yang bermutasi di Inggris tersebut didapat setelah melakukan pemeriksaan terhadap 462 sampel dengan metode Whole Genome Sequence (WGS).

Sampel tersebut diambil di lima provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Pfizer Kemungkinan Kurang Efektif Untuk Orang Obesitas

“Ini akan membuat tantangan baru kita kedepan untuk lebih mengembangkan proses yang berkaitan riset yang semakin cepat. Model penanganan yang lebih baik dan studi epidemiologis secara analitik. Karena proses mutasi sudah ada di sekitar kita,” katanya.

Sementara itu, Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah masih terus melakukan teknik WGS. Lembaga Biologi Molekuler Eijkman menargetkan menganalisis 5.000 sampel dengan teknis tersebut.

Diungkapkannya, varian baru Virus Corona SARS-CoV-2 berpotensi memperburuk kondisi penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait