Apalagi, saat ini UU Omnibus Law Cipta Kerja, perizinan sumber daya alam, justru menjadi otoritas pemerintah pusat. Sehingga, risiko konflik bisa makin tinggi.
"Seperti yang diketahui, isu lingkungan ini rentan konflik dan bisa menyeret jurnalis dalam lubang kriminalisasi," kata Nofi.
Saat kongres Nofi memamaparkan, AJI Persiapan memiliki setumpuk pekerjaan rumah. Yang harapannya, bisa lebih mudah dikerjakan apabila AJI Persiapan dinaikkan statusnya jadi kota.
Dengan menaungi 7 kabupaten/kota di Kaltim, koordinasi bakal lebih mudah, dengan pertimbangan jalur transportasi.
Baca Juga:Duet Sasmito - Ika Terpilih Jadi Ketum dan Sekjen AJI Indonesia 2021 - 2024
Sementara posisi sekretaris Fitri Wahyuningsih yang berada di Bontang, nantinya bakal merespons dan memudahkan koordinasi berdasarkan wilayah terdekat. Bontang, akan melingkupi Kutim, dan Berau. Sedang Samarinda, bisa berkoordinasi di kawasan Kukar, Kubar, dan Mahulu.
"Terakhir, dan tidak kalah penting, jurnalis di Kaltim masih sangat butuh dikembangkan kompetensinya," kata Nofi.
Selain mengesahkan dua AJI Persiapan menjadi AJI Kota, kongres ini juga memilih nahkoda baru AJI Indonesia periode 2021-2024, usai Kongres Hari Ketiga pada Selasa (2/3/2021) dini hari.
Jurnalis VOA Indonesia Sasmito Madrim yang bertandem dengan Ika Ningtyas dari Tempo, menjadi Ketua Umum dan Sekjen AJI Indonesia. Mereka terpilih usai memenangkan pemilihan setelah bersaing dengan Revolusi Riza-Dandy Koswara.
Kongres XI AJI Indonesia digelar 27 Februari - 3 Maret 2021. AJI Indonesia memiliki sekitar 1800 anggota, yang tersebar di 40 AJI Kota seluruh Indonesia. Ini merupakan kongres virtual perdana dalam sejarah AJI Indonesia.
Baca Juga:AJI: Indonesia Harus Ikut Paksa Facebook Bayar Konten Milik Media