alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ombak Besar dan Mesin Tiba-tiba Mati jadi Penyebab Kapal Syarasd Tenggelam

Sapri Maulana Minggu, 07 Maret 2021 | 22:07 WIB

Ombak Besar dan Mesin Tiba-tiba Mati jadi Penyebab Kapal Syarasd Tenggelam
Salah satu korban selamat yang berhasil dievakuasi Basarnas Kaltim dari tenggelamnya Kapal Tougboat Syarasd Satu. [Istimewa/Basarnas Kaltim]

Kapal Tougboat Syarasd Satu tenggelam di Muara Pegah, Selat Makassar pada Minggu (07/03). Ombak besar dan mesin tiba-tiba mati jadi penyebabnya.

SuaraKaltim.id - Kapal Tougboat Syarasd Satu tenggelam di Muara Pegah, Selat Makassar pada Minggu (07/03). Ombak besar dan mesin tiba-tiba mati jadi penyebabnya.

Hal tersebut diungkapkan Nahkoda Kapala Tougboat Syarasd Rustam. Kapal tersebut berangkat dari Balikpapan menuju Palu.

“Ombak besar dan tiba-tiba mesin mati dan air kemudian masuk ke kapal. Kapal tenggelam. Kejadiannya sekitar pukul 10 pagi,” ujar Rustam.

Seluruh ABK berhasil diselamatkan Basarnas Kaltim bersama Ditpolrairud Polda Kaltim yang menerjunkan tim dilokasi tenggelamnya kapal tersebut, untuk menyelamat 8 ABK.

Baca Juga: Meninggal Dunia, Pasien Covid-19 Kaltim Tak Lagi Dapat Uang Santunan

“Jadi sebelum kapal tenggelam kami berhasil menyelamatkan diri ke kapal penyelamat,” ujar Rustam.

Ternyata, sejak Sabtu malam sekitar pukul 24.00 Wita mesin kapal sudah sempat mati. Namun Minggu pagi, ketika cuaca membaik, mesin kapal kembali menyala.

“Kami coba lanjutkan pulang, ketika cuama membaik pukul 7 pagi, kemudian sekitar pukul 10.00 wita tiba-tiba ombak besar sehingga air masuk ke kapal dan tenggelam,” kata Rustam.

Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta menuturkan, awalnya  mendapat laporan dari Syahbandar kemudian menerjunkan tim.

“Dalam evakuasi ini kami menerjunkan sebanyak 16  orang rescuer, 6 crew Kapal Negara 236 Wisanggeni dan 2 anggota Polairud Polda Kaltim,  kemudian menuju lokasi,” kata Melkianus Kotta.

Baca Juga: Harga Cabai di Kota Samarinda Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram

Dia menjelaskan, hanya sekitar 50 menit tim tiba di lokasi dan berhasil menyelamatkan 8 ABK, satu diantaranya mengalami luka. Kemudian para ABK dibawa ke Pelabuhan Somber Balikpapan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait