alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Oknum TNI Bunuh Calon Istri, Membunuh Karena Dipaksa Menikah? Ini Kisahnya

Sapri Maulana Kamis, 15 April 2021 | 15:13 WIB

Oknum TNI Bunuh Calon Istri, Membunuh Karena Dipaksa Menikah? Ini Kisahnya
Lokasi ditemukannya tulang belulang mendiang Rizki di Jalan Transad KM 8 Balikpapan Utara. [Riani Rahayu for Presisi.co]

Sejak pertemuan awal, MAM berjanji akan mempersunting RR yang merupakan guru honorer.

MAM mengindahkan permintaan calon mertuanya itu. Pukul 17.00 Wita, MAM tiba di depan daun pintu rumah Kuswanto. Ayah Rizki menumpahkan kegelisahannya pada MAM dan menanyakan di mana Rizki.

MAM hanya menjawab, Senin siang itu hari terakhir ia bertemu Rizki, setelah mengambil seragam persit. Menurut MAM, Rizki pergi menemui temannya. Jadi ia tak mengantarkan pulang.

Hari berganti pekan. Tak kunjung mendapat kabar, ia melapor ke Mapolsek Balikpapan Utara. Sehari setelahnya, ia kembali melapor ke Mapolresta Balikpapan.

MAM Diperiksa, RR Ditemukan

Baca Juga: Sadis! Oknum TNI Bunuh Calon Istri, Jenazah di Semak Belukar Tinggal Tulang

MAM diperiksa polisi militer, Jumat (9/4/2021). Seturut itu, pada Senin (12/4/20210, Kuswanto mendapat kabar anaknya telah ditemukan. RR ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang.

Sedih dan marah meledak di kepala Kuswanto. Apalagi saat mengetahui anak terkasihnya diduga dibunuh dengan sadis oleh calon menantu sendiri. Lebih pahit lagi, selama 43 hari Rizki menghilang, MAM ikut bersamanya mencari keberadaan RR.

Ternyata, MAM sempat mendatangi lokasi RR dibuang dua pekan setelah menghabisnya nyawa pacarnya itu di Jalan Transad KM 8 Balikpapan Utara.

Tubuh RR yang diselimuti semak belukar tersebut dikuliti MAM tanpa rasa kasihan dan menyisakan tulang belulang ketika ditemukan.

Setelah ditemukan, tulang belulang Rizki dibawa ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo untuk diotopsi. Terbukti, hasil otopsi menunjukkan tulang belulang tersebut memang sisa jasad Rizki.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Balikpapan, Kamis 15 April 2021

Isak tangis keluarga pun pecah, tatkala melihat peti jenazah berwarna coklat tiba di Perumahan Batu Ampar Permai, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Rabu 14 April 2021 sore.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait