facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jumlah Penumpang di Bandara Sepinggan Balikpapan Turun Drastis

Sapri Maulana Kamis, 20 Mei 2021 | 18:45 WIB

Jumlah Penumpang di Bandara Sepinggan Balikpapan Turun Drastis
Penumpang di bandara Sepinggan Balikpapan saat antri di counter check in. [Inibalikpapan.com]

Penumpang di Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan mengalami penurunan dratis jika dibandingkan dengan tahun sebelum pandemi Covdi-19.

SuaraKaltim.id - Usai lebaran Idulfitri, penumpang di Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan mengalami penurunan dratis jika dibandingkan dengan tahun sebelum pandemi Covdi-19.

Penurunan hingga 70 persen. Di mana pada tahun ini 5 hari sesudah lebaran, tertinggi jumlah penumpang sekitar 13.300 orang.

Hal itu diungkapkan General Manager PT. Angkasa Pura I Balikpapan Barata Singgih Riwahono.  mengatakan, 

Kemudian pada 18 Mei 2021 atau sehari setelah larangan mudik Pemerintah. Kemudian esoknya, pada 19 Mei jumlah penumpang turun sekitar 4 persen, sebanyak 12.400-an orang. Angka itu kemungkinan masih akan turun lagi.

Baca Juga: Tekan Penyebaran Virus COVID 19, Palembang Perlu Terapkan Jam Malam

“Massa pengetatan dimulai tanggal 18-24 Mei 2021, hari pertama pasca lebaran (18 Mei)  kurang lebih 13.300-an penumpang. Hari ini kami prediksi mengalami penurunan sama seperti kemarin,” ujarnya, Kamis (20/05/2021), dilansir dari Inibalikpapan.com, media jaringan suara.com.

“Kalau penurunannya kemungkinan masih diatas kisaran 10 ribu, karena masih suasana arus balik. Kondisinya kita lihat nanti setelah tanggal 24 Mei, apakah itu normal atau tidak apakah diatas 10 ribu.”

Sementara pada 2019 pada periode yang sama sebelum pandemic jumlah penumpang mencapai 22 ribu.

“Sebagai acuan saja H+5 itu periode 2019 belum ada pandemi itu satu hari bisa 20 ribu hingan 22 ribu penumpang,” ujarnya

Sementara jika dalam kondisi normal untuk periode selama pandemic jumlah penumpang rata-rata 7.500 orang. Sedangkan pada sebelum pandemi covid-19 pada 2019 rata-rata penumpang sebanyak 7.500 orang.

Baca Juga: Pantes! Kasus COVID-19 Jakarta Turun karena yang Dites Juga Makin Dikit

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait