Satu Minggu Jelang Pemungutan Suara Ulang Gubernur Kalimantan Selatan, Polisi Lakukan Ini

Polda Kalimantan Selatan mengecek kesiapan pasukan pengamanan

Muhammad Yunus
Kamis, 03 Juni 2021 | 14:39 WIB
Satu Minggu Jelang Pemungutan Suara Ulang Gubernur Kalimantan Selatan, Polisi Lakukan Ini
Polda Kalimantan Selatan mengecek kesiapan pasukan pengamanan jelang PSU, Kamis 3 Juni 2021 / [SuaraKaltim.id / Antara]

SuaraKaltim.id - Polda Kalimantan Selatan mengecek kesiapan pasukan pengamanan. Tujuh hari jelang pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan, 9 Juni 2021.

"Pada prinsipnya seluruh personel yang bertugas telah siap siaga untuk diterjunkan mengamankan PSU," kata Kepala Biro Ops Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Besar Polisi Moch Noor Subchan, di Banjarmasin, Kamis 3 Juni 2021.

Sebanyak 2.628 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan mengamankan PSU yang tergelar di 827 TPS tersebar di tujuh kecamatan di tiga kabupaten dan kota.

Ia mengungkapkan setiap TPS dijaga dua polisi dibantu juga unsur Linmas. Kehadiran aparat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penyelenggara dan masyarakat yang menyalurkan hak suaranya.

Baca Juga:Gara-gara Mimpi, Pria di Kalsel Nekat Potong Alat Kelamin Sendiri

Sebelum pencoblosan dimulai, distribusi logistik dari gudang KPU menuju TPS dan sebaliknya juga dikawal ketat aparat TNI-Polri, sehingga prosesnya berjalan aman dan lancar tanpa gangguan.

"Mari kita ciptakan PSU yang aman dan damai di Bumi Lambung Mangkurat. Tunjukkan masyarakat Kalsel dewasa dalam berpolitik dan mengikuti babak akhir Pilkada Kalimantan Selatan ini dengan hati riang gembira," kata dia.

PSU terdiri dari lima kecamatan di Kabupaten Banjar, yakni Kecamatan Sambung Makmur, Kecamatan Aluh-Aluh, Kecamatan Martapura, Kecamatan Mataraman dan Kecamatan Astambul dengan total 502 TPS.

Kemudian Kecamatan Banjarmasin Selatan di Kota Banjarmasin sebanyak 301 TPS dan 24 TPS di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, sehingga total ada 827 TPS disiapkan bagi masyarakat memberikan hak suaranya pada babak akhir pertarungan paslon 01 Sahbirin Noor-Muhidin dan paslon 02 Denny Indrayana-Difriadi Darjat yang diputuskan Mahkamah Konstitusi harus menggelar PSU. (Antara)

Baca Juga:Panas Jelang PSU Pilgub Kalsel, Dua Pemuda Ngaku Diculik dan Dikeroyok

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini