Gegara BTS Meal, Antrean di McDonald's Balikpapan Mengular

Di Kota Balikpapan, antrean pembelian BTS Meal terlihat mengular mulai pukul 11.00 WITA di cabang McDonald's, Jalan MT Haryono pada Rabu (9/6/2021).

Chandra Iswinarno
Rabu, 09 Juni 2021 | 14:46 WIB
Gegara BTS Meal, Antrean di McDonald's Balikpapan Mengular
Antrean panjang di McD karena ada kolaborasi antara BTS dan McDonald's. [Nur Rizna Feramerina/Presisi.co]

SuaraKaltim.id - Demam boy band asal Korea BTS ternyata menjadi magnet sendiri bagi penggemarnya di Indonesia untuk mengumpulkan merchandise kelompok penyanyi besutan Big Hit Entertainment. Hal tersebut seperti yang terjadi saat boyband beragnggotakan tujuh orang ini berkolaborasi dengan restoran cepat saji internasional McDonald's menghadirkan paket BTS Meal.

Di Kota Balikpapan, antrean pembelian BTS Meal terlihat mengular mulai pukul 11.00 WITA di cabang McDonald's, Jalan MT Haryono pada Rabu (9/6/2021).

Pengunjung yang mengantre tak hanya dilakukan warga biasa, tetapi juga pengemudi ojek online yang mendapat pemesanan pembelian BTS Meal dari customer-nya.

Dari pantauan Presisi.co, belasan motor dan mobil berjajar rapi hingga ke jalan raya. Sementara dari dalam resto, petugas pelayanan yang lain tampak sibuk menyiapkan pesanan pelanggan yang tumpah ruah memesan BTS Meal.

Baca Juga:Demam BTS Meal Serang Kota Malang, Gerai McD Diserbu Ojol

Tidak hanya itu, puluhan driver ojek online juga terlihat mengantre meski di bawah terik matahari.

Seorang pengemudi ojek online, Hasanah mengaku mendapat pesanan dari pelanggan di kawasan Gunung Guntur.

"Ini hanya pesan satu porsi karena baru launching," ungkapnya seperti dilansir Presisi.co-jaringan Suara.com.

Meski harus mengantre, Hasanah mengakui hal tersebut tidak menjadi masalah, karena sudah menjadi pekerjaannya.

"Kalau ada pesanan ke sini lagi pasti saya ambil. Karena pengalaman promo-promo lalu, saya lumayan dapat banyak penghasilan," katana.

Baca Juga:Petugas Bubarkan Kerumunan Promo BTS Meals McDonald's Makassar

Meski begitu, sekitar 40 menit, orderan melalui aplikasi ojek online ditutup karena pesanan dan antrean membeludak.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini