alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Studi Penelitian Covid-19, Ekstrak Sambiloto Mujarab Melawan Virus Corona

Chandra Iswinarno Rabu, 30 Juni 2021 | 10:18 WIB

Studi Penelitian Covid-19, Ekstrak Sambiloto Mujarab Melawan Virus Corona
Daun sambiloto

Ekstrak tanaman sambiloto, tanaman herbal asli Asia, ampuh melawan replikasi Coronavirus Covid-19 atau SARS CoV 2.

SuaraKaltim.id - Dalam beberapa waktu terakhir, kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia membuat kekhawatiran tersendiri di kalangan warga lantaran penyebaran Virus Corona yang cepat. Meski demikian, terembus kabar yang cukup menjanjikan dari hasil studi penelitian Covid-19 dari Negeri Siam alias Thailand.

Berdasarkan kajian penelitian yang dilakukan di Negara Gajah Putih tersebut, terinformasikan jika ekstrak sambiloto, tanaman herbal asli Asia, ampuh melawan replikasi Coronavirus Covid-19 atau SARS CoV 2.

Kabar tersebut disampaikan Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Inggrid Tania. Dalam keterangannya, disebutkan jika dalam ekstrak sambiloto terdapat senyawa aktif seperti andrographolide bisa menghambat virus SARS CoV 2 memperbanyak diri atau bereplikasi di dalam tubuh.

"Andrographolide dapat berikatan dengan protein virus SARS coV 2 dan melalui serangkaian mekanisme, mampu menghambat replikasi virus SARS CoV 2 serta mengurangi peradangan," tulisnya dalam keterangannya yang diterima Suara.com pada Selasa (29/6/2021).

Baca Juga: Daun Ini Bisa Lawan Covid-19, Dokter: Mampu Menghambat Replikasi Virus

Kekinian, Pemerintah Thailand sedang melakukan uji klinis di beberapa rumah sakit yang ada di negara tersebut, untuk membuktikan jika ekstrak tanaman herbal yang tumbuh subur di kawasan Asia beriklim tropis tersebut aman dikonsumsi pasien Covid-19 bergejala ringan.

Selain itu, ekstrak sambiloto juga dinyatakan efektif untuk menyembuhkan kondisi pasien hanya dalam tiga hari intervensi ekstrak sambiloto dan tanpa efek samping.

"Jika sambiloto ini dikonsumsi oleh pasien dalam waktu 72 jam, setelah timbul gejala," jelas dr. Inggrid.

Pemerintah Thailand sendiri sudah menyetujui penggunaan ekstrak sambiloto sebagai terapi komplementer atau pelengkap pada pasien Covid-19 di lima rumah sakit di negara tersebut.

"Karena bermanfaat menurunkan tingkat keparahan wabah dan memotong biaya pengobatan," imbuh dr. Inggrid.

Baca Juga: Ketahui Dosis dan Syarat Penggunaan Ekstrak Sambiloto untuk Pasien Covid-19

Sementara itu, penelitian ekstrak sambiloto juga dilakukan di Indonesia, yang disebut penelitian bio informatika dan in vitro membuktikan jika sambiloto memiliki khasiat sebagai antivirus terhadap SARS CoV 2.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait