Perasaan Aneh Mantan Menkes RI Siti Fadilah: Virus Corona Natural Atau Buatan?

Siti menjelaskan jika virus corona merupakan hasil rekayasa, maka selalu ada pihak-pihak yang diuntungkan.

Denada S Putri
Minggu, 08 Agustus 2021 | 14:29 WIB
Perasaan Aneh Mantan Menkes RI Siti Fadilah: Virus Corona Natural Atau Buatan?
Siti Fadilah berbincang dengan Karni Ilyas (Youtube)

SuaraKaltim.id - Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah kembali angkat bicara mengenai pandemi Covid-19. Kali ini, dia menyarankan Pemerintah Indonesia untuk meneliti mengenai Covid-19, apakah itu virus natural atau buatan.

Pernyataan ini diungkapkan olehnya dalam wawancara bersama Karni Ilyas Club di YouTube. Dia merasa janggal saat virus corona kembali meledak di beberapa egara, seperti Singapura, Wuhan, dan Amerika Serikat (AS) dalam waktu bersamaan.

Siti mengungkap keanehan, karena ledakan kasus di beberapa negara yang dipicu oleh varian Covid-19 yang sama, yakni varian Delta. Hal itu membuatnya mengaku kerap memikirkan asal mula virus corona.

Dia menyebut virus corona bisa dipicu secara natural, juga buatan. Dia pun memiliki pandangan tersendiri mengenai hal tersebut.

Baca Juga:Siap Pimpin Tangani Pandemi Covid-19, Ini yang akan Dilakukan Siti Fadilah

Menurutnya, virus corona jika natural tidak akan terjadi seperti ledakan di beberapa negara. Dia juga menilai hal itu aneh, sehingga menyinggung soal kemungkinan Covid-19 merupakan virus buatan.

"Kalau natural, mestinya perjalanannya tidak seperti itu. Ini loh yang akhir-akhir ini, India, Indonesia, Singapura, nah itu rada aneh," kata Siti di akun YouTube Karni Ilyas Club seperti dikutip Suara.com, Minggu (8/8/2021).

Ilustrasi Covid-19 di Amerika Serikat [Foto: New York Time]
Ilustrasi Covid-19 di Amerika Serikat [Foto: New York Time]

Amerika Serikat adalah korban. Pembatasan human contact bukan solusi

Serikat merupakan negara yang menjadi korban, jika benar Covid-19 adalah rekayasa.

"Kalau masih punya kepentingan ya pandemi terus. Pasti ada untungnya, kalau tidak menguntungkan buat apa. Amerika Serikat saya pikir adalah korban," ujar Siti.

Baca Juga:9 Agustus, Arab Saudi Terima Jamaah Umroh yang Sudah Vaksin COVID-19

Karena itu, Siti mendesak sudah seharusnya pemerintah meneliti mengenai virus corona. Dia menilai pemerintah salah, jika terus fokus pada protokol menghilangkan kerumunan sampai kebijakan PPKM.

Pasalnya, semua cara dan kebijakan di atas tetap tidak bisa membendung kasus Covid-19. Dia meyakini jika masalah sebenarnya lebih luas, dan tidak bisa hanya fokus pada PPKM.

"Sejak Maret 2020, sudah berapa kali lockdown, PSBB, PPKM, mikro, PPKM darurat. Tujuan cuma satu hilangkan kerumunan," ucapnya.

"Kalau tujuan batasi human contact, sudah dapat. Sudah dapat batasi pergerakan tapi kasus masih tinggi. Artinya, PPKM ternyata bukan jalan keluar yang baik ketika terjadi ledakan," sambungnya.

Ilustrasi peneliti kesehatan. (Shutterstock)
Ilustrasi peneliti kesehatan. (Shutterstock)

Sepatutnya, para ahli Indonesia juga mengekslorasi virus corona

Bagi Siti, Indonesia memiliki sejumlah ahli yang bisa meneliti virus corona. Dia mengatakan keterlaluan jika virus yang memicu ledakan kasus Covid-19 di sejumlah negara itu sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini