alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pertamina Disebut Pegang Kunci Penyelamat Garuda Indonesia dari Belenggu Pailit

Denada S Putri Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:56 WIB

Pertamina Disebut Pegang Kunci Penyelamat Garuda Indonesia dari Belenggu Pailit
Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia. (Dok : Kemenpar)

"Tentu hanya Pertamina dan Garuda yang tahu."

SuaraKaltim.id - Pertamina disebut merupakan kunci penyelamat untuk Garuda Indonesia dari belenggu pailit. Walaupun kini, maskapai dengan logo burung biru itu memiliki hutang besar dengan lessor, bagi Mantan Menteri BUMN Indonesia Dahlan Iskan, kunci keselamatan maskapai tersebut tetap ada pada pengendali usaha migas Tanah Air dari sektor Hulu hingga Hilir tersebut.

"Nyawa Garuda Indonesia sebenarnya ada di tangan Pertamina. Bukan di perusahaan penyewa pesawat di Amerika atau Eropa," katanya, dilansir dari Suara.com, Selasa (26/10/2021).

Menurutnya, Garuda akan baik-baik saja jika Pertamina memberi maskapai plat merah itu bahan bakar. Padahal, Garuda juga berutang bahan bakar pada Pertamina hingga Rp12 triliun.

"Misalkan besok pagi Pertamina ambil keputusan: tidak mau lagi kirim bahan bakar ke Garuda. Langsung, semua pesawat Garuda tidak bisa terbang," ujarnya.

Baca Juga: Garuda Indonesia Bakal Diganti Pelita Air, Ini Kata Jubir Erick Thohir

Ia lantas mencoba menebak strategi Pertamina yang tetap memberi dukungan bahan bakar ke Garuda Indonesia meski sulit direalisasi. Ia lantas menghubungkan piutang senilai Rp 12 triliun itu dengan kerugian Pertamina. Sementara, tahun 2021, Pertamina sudah membukukan laba senilai Rp 13 triliun. 

"Tapi, apakah berarti Pertamina punya uang Rp 13 triliun? Tidak. Dari laba Rp 13 triliun itu yang Rp 12 triliun masih nyangkut di Garuda," ucapnya.

Bila utang tersebut dibayarkan, maka Pertamina punya laba dari Garuda Indonesia, sehingga Pertamina juga harus membayar pajak penghasilannya.

Ia lantas menjelaskan, jika besaran pajak itu 30%, Pertamina harus membayar pajak laba yang masih nyangkut sekitar Rp3 triliun.

"Betapa ruginya Pertamina di transaksinya dengan Garuda itu. Atau Pertamina menjual bahan bakar ke Garuda dengan harga lebih mahal, memasukkan risiko ke dalam harga?" tanyanya.

Baca Juga: Kementerian BUMN Ogah Beri Suntikan Modal ke Garuda indonesia: Bisnisnya Ugal-ugalan

"Tentu hanya Pertamina dan Garuda yang tahu. Tapi mengapa Pertamina terus mengirim bahan bakar ke Garuda? Dugaan saya, ada perintah dari pemegang saham, pemerintah," ujarnya lagi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait