Pemerintah Kota Tepian Larang Perayaan Tahun Baru: Kami Sudah Antisipasi Jauh-jauh Hari

Bekerja sama dengan kepolisian, TNI, Satpol PP, camat, dan lurah.

Denada S Putri
Kamis, 09 Desember 2021 | 20:49 WIB
Pemerintah Kota Tepian Larang Perayaan Tahun Baru: Kami Sudah Antisipasi Jauh-jauh Hari
Kabid Linmas Satpol PP Samarinda, Jarmin. [kaltimtoday.co]

SuaraKaltim.id - Pemkot Samarinda tetap tak akan lengah dan terus memperketat pergerakan masyarakat menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengungkapkan agar jangan ada kerumunan di tempat publik. Salah satunya di Tepian Mahakam.

“Untuk semua kegiatan yang sifatnya perayaan tahun baru dan melibatkan kerumunan orang, kami akan larang,” tegasnya melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (9/12/2021).

Tepian Mahakam misalnya. Para pedagang masih diizinkan untuk berjualan. Namun, pemkot akan melarang aktivitas masyarakat yang merayakan tahun baru dengan berkerumun. Untuk mencegah adanya kerumunan, pihaknya akan mengawasi dan bekerja sama dengan kepolisian, TNI, Satpol PP, camat, dan lurah.

Tak hanya Tepian Mahakam, tempat publik yang potensial menimbulkan kerumunan juga tidak diizinkan untuk digunakan bagi warga berkumpul. Kabid Linmas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda, Jarmin mengungkapkan, pihaknya sudah merancang itu. Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti, protokol kesehatan (prokes) tetap akan dilakukan.

Baca Juga:PPKM Level 3 Batal, Pemprov DKI Tetap Berlakukan Pembatasan pada Libur Nataru

“Kami sudah antisipasi jauh-jauh hari tempat-tempat yang biasa berkumpulnya massa. Misalnya di depan kantor gubernur kemudian bergeser ke Jembatan Achmad Amins,” bebernya yang ditemui di tempat terpisah.

Sebelum terjadi kerumunan, pihaknya memastikan akan melakukan antisipasi terlebih dahulu. Yakni standby di lokasi tersebut pada malam tahun baru. Sebab kalau telanjur diawasi dengan kondisi yang sudah ramai orang berkunjung, maka akan cukup berat bagi Satpol PP.

“Kami dengan pihak kecamatan dan kelurahan akan sosialisasi. Sehingga protokol kesehatan diutamakan. Kami cegah kerumunan massa bersama TNI-Polri. Kami akan terima arahan dari teknis terkait,” lanjutnya.

Ia menyebut, sedini mungkin pihaknya sudah standby di lapangan saat 1 hari sebelum perayaan dimulai. Hal itu dilakukan karena ingin mengantisipasi lebih awal.

“Kalau secara teknis, kami sudah bisa mengantisipasi titik-titik tempat berkerumunnya massa. Di situlah tempat-tempat itu akan kami sterilkan. Dengan pengalaman sebelumnya, sudah kami antisipasi. Jangan sampai ada kerumunan dan pergesekan dengan massa,” tandasnya.

Baca Juga:Cegah Lonjakan Covid 19 Pasca Liburan Terulang, Prokes Wajib Ditaati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini