Tak heran jika buah tomat sering kali mendapat julukan sebagai buah pencahar. Tomat juga baik dikonsumsi untuk mencegah diare.
3. Menjaga Kesehatan Mata
Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam tomat merupakan nutrisi untuk menjaga kesehatan mata. Lutein dan zeaxhantin adalah dua bentuk vitamin A yang dapat mencegah kerusakan mata akibat pertambahan usia atau degenerasi makula.

Penelitian tahun 2014 membuktikan bahwa orang yang mengonsumsi makanan kaya lutein karotenoid dan zeaxanthin, antioksidan dapat mengalami penurunan risiko terhadap degenerasi makula neovaskular hingga 35 persen.
Baca Juga:Kanker Perut Berisiko bagi Pria, Waspadai Gejala Ini setelah Makan!
Antioksidan juga dapat mencegah kerusakan mata akibat cahaya biru yang berasal dari ponsel maupun komputer.
4. Mengatasi Diabetes
Tomat adalah sumber serat yang baik untuk menurunkan dan mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Alhasil, tomat menjadi salah satu makanan dengan indeks glikemik rendah yang baik untuk penderita diabetes.
Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian pada tahun 2017 yang menyatakan bahwa pasien diabetes tipe 1 yang mengonsumsi makanan kaya serat mengalami penurunan kadar gula darah dalam tubuh.
Pasien diabetes tipe 2 juga mengalami penurunan pada kadar gula darah hingga kadar lemak dalam tubuh.
Baca Juga:4 Dampak Negatif Minder yang Membahayakan, Jangan Dibiasakan!
Tomat dapat membantu mengatasi diabetes karena dalam sebuah tomat terdapat 2 gram serat.