facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terbanyak Se-Kalimantan, Total Pengguna QRIS di Kaltim Capai 215.298 Hingga Maret Ini

Denada S Putri Selasa, 17 Mei 2022 | 21:00 WIB

Terbanyak Se-Kalimantan, Total Pengguna QRIS di Kaltim Capai 215.298 Hingga Maret Ini
Ilustrasi--Transaksi nontunai menggunakan QRIS Bank Syariah Indonesia. [Istimewa]

"Saat ini telah terdapat 32,24 persen pedagang di Pasar Palaran, 26,47 persen pedagang di Pasar Lok Bahu, dan 91,67 persen kios/toko di Big Mall Samarinda."

SuaraKaltim.id - Bank Indonesia (BI) mencatat sistem pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) hingga Maret 2022 mencapai 215.298 pengguna.

Hal itu disampaikan Kepala BI Kantor Perwakilan Kaltim Ricky P Gozali. Ia menuturkan, hingga Maret 2022, Kaltim mendapat penambahan sebanyak 85.434 pengguna QRIS.

"Sehingga total menjadi 215.298 pengguna atau secara regional terbanyak di Pulau Kalimantan," ujarnya, melansir dari ANTARA, Selasa (17/5/2022).

Beberapa waktu sebelumnya, BI Kaltim bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan pihak terkait melakukan peluncuran Pasar dan Pusat Perbelanjaan Sehat, Inovatif dan Aman Pakai (SIAP) QRIS untuk Pasar Palaran, Pasar Lok Bahu, dan Big Mall Samarinda guna meningkatkan penggunaan QRIS.

Baca Juga: Dengan Menggunakan Menggunakan Fitur QRIS di BRImo, Nasabah Semakin Mudah untuk Bertransaksi

Ia mengatakan, peluncuran ini untuk mendukung target nasional 15 juta pengguna QRIS. Sekaligus menandai kesiapan transaksi digital di pasar dan pusat perbelanjaan di Samarinda dengan syarat minimal kios pengguna QRIS lebih 25 persen untuk pasar dan lebih 80 persen untuk pusat perbelanjaan.

"Saat ini telah terdapat 32,24 persen pedagang di Pasar Palaran, 26,47 persen pedagang di Pasar Lok Bahu, dan 91,67 persen kios/toko di Big Mall Samarinda yang telah terfasilitasi kanal QRIS dalam transaksinya," katanya.

Ia berharap, peluncuran SIAP QRIS pada pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di Samarinda dapat mendorong implementasi transaksi nontunai di Kaltim, sehingga dapat mendukung tercapainya ekonomi dan keuangan digital yang inklusif.

"Seluruh UMKM ini telah terfasilitasi kanal pembayaran QRIS dan masuk ekosistem perdagangan digital (e-commerce), sehingga memudahkan pengunjung untuk merasakan pengalaman secara langsung bertransaksi dengan cepat, mudah, murah, aman, dan andal menggunakan QRIS," ucapnya.

Peluncuran SIAP QRIS di Big Mall Samarinda tersebut dilakukan secara bersama oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, Wali Kota Samarinda Andi Harun, dan Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltim.

Baca Juga: 2,1 Juta Mitra Merchant BRI Terima Pembayaran QRIS hingga Kuartal I-2022

Dalam kesempatan itu, Destry menyampaikan bahwa komunitas pasar dan pusat perbelanjaan memiliki peran penting dalam perluasan penggunaan transaksi pada kanal QRIS.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait