facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mantan Mendag M Lutfi Diperiksa Kejagung Hampir 12 Jam, Soal Pemberian Fasilitas Ekspor CPO

Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir Rabu, 22 Juni 2022 | 21:56 WIB

Mantan Mendag M Lutfi Diperiksa Kejagung Hampir 12 Jam, Soal Pemberian Fasilitas Ekspor CPO
Mantan Mendag M Lutfi keluar dari Gedung Bundar Kejagung usai diperiksa pada Rabu (22/6/2022) malam. [Suara.com/M Yasir]

KPK memeriksa Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO selama hampir 12 jam.

SuaraKaltim.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO (crude palm oil) selama hampir 12 jam.

Pemeriksaan Lutfi dilakukan pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (22/6/2022) pagi mulai pukul 09.11 WIB. Kepada wartawan Lutfi mengatakan kedatangannya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Agung sebagai warga negara yang taat hukum, untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

"Saya menjalankan tugas sebagai rakyat Indonesia yang taat dengan hukum memenuhi panggilan sebagai saksi di Kejaksaan Agung. Tadi saya datang tepat waktu, tepat hari," kata Lutfi.

Meski begitu, Lutfi enggan menjelaskan materi pemeriksaan yang ditanyakan kepada dirinya.

Baca Juga: Penuhi Panggilan Kejagung Terkait Kasus CPO, Eks Mendag Muhammad Lutfi: Nanti Ya

"Semua yang ditanyakan saya jawab dengan yang sebenar-benarnya. Saya berterima kasih kepada media yang sudah dari pagi (menunggu) tapi saya tidak menjawab terkait materinya, silakan tanya ke kejaksaan," katanya.

Dalam perkara tersebut, penyidik telah melimpahkan tahap pertama berkas perkara terhadap lima tersangka pada Rabu (15/6/2022). Kelima tersangka dalam perkara tersebut terdiri dari seorang dari unsur pemerintahan, yakni Indrasari Wisnu Wardhana selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kementerian Perdagangan.

Kemudian empat orang lain dari pihak swasta, yakni Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group Stanley MA.

Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group Stanley MA.

Berikutnya Picare Tagore Sitanggang selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas dan pendiri dan penasihat kebijakan/analisa PT Independent Research & Advisodry Indonesia Lin Che Wei.

Baca Juga: Perkara Ekspor CPO, Mantan Mendag M Lutfi Diperiksa Kejagung Besok

Para tersangka dijerat dengan primer Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait