SDN Alalak Tengah 2 Banjarmasin Tak Punya Lapangan Olahraga, Sering Lapor Pemerintah Tapi Enggak Digubris

Ia mengatakan, selama ini siswa ketika pelajaran olahraga menggunakan tempat lain.

Denada S Putri
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 18:16 WIB
SDN Alalak Tengah 2 Banjarmasin Tak Punya Lapangan Olahraga, Sering Lapor Pemerintah Tapi Enggak Digubris
Kondisi SDN Alalak Tengah 2 Kota Banjarmasin yang tak punya lapangan olahraga dan bangunanya mulai rapuh. [KanalKalimantan.com]

SuaraKaltim.id - Siswa dan dewan guru SDN Alalak Tengah 2 Banjarmasin dipaksa belajar dalam kondisi serba prihatin. Sekian lama mereka tidak punya lapangan olahraga yang layak sebagaimana sekolah lain.

Tak cuma itu, kondisi bangunan sekolah itu juga mulai rapuh. Memprihatinkan lagi, ketika terjadi air pasang yang akan merendam lapangan sekolah sempit yang berdempetan dengan rumah warga tersebut.

Terlihat juga kawat-kawat jendela kelas yang sudah bolong, dan bahkan ada dinding sudah yang disarangi rayap. Kondisi tersebut disampaikan oleh Kepala Sekolah SDN Alalak Tengah 2 Said Wajidi kepada KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, Jumat (12/8/2022).

Ia mengatakan, selama ini siswa ketika pelajaran olahraga menggunakan tempat lain di halaman masjid. Hal ini karena sekolah tidak punya lapangan olahraga yang layak.

Baca Juga:Pemerintah dan DPR Didesak untuk Segera Mengesahkan RUU Ketahanan Keluarga Menjadi UU

Kepala sekolah yang menjabat sejak Maret kemarin ini mengakui bahwa kepala sekolah sebelumnya sudah pernah melapor ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin. Namun, sampai saat ini belum ada perbaikan sama sekali.

“Kata kepala sekolah sebelumnya dulu sudah pernah melapor, tapi sampai saat ini belum ada perbaikan,” katanya, dikutip dari sumber yang sama di hari yang sama.

Dirinya berharap, sekolah mereka diperhatikan oleh pihak terkait, dan secepatnya untuk dilakukan perbaikan.

“Kita menginginkan kalau bisa sekolahnya dibuatkan 2 lantai dan dimundurkan agar lapangan sekolah bisa menjadi lebih luas,” ucapnya.

Salah satu dewan guru yang telah 20 tahun mengabdi di sekolah tersebut mengatakan selama dirinya mengajar belum pernah ada perbaikan bangunan yang signifikan. Fitra nama guru tersebut, katanya ada rehab-rehab kecil dan itupun sudah lama sekali.

Baca Juga:Uang Negara Rp 26,16 Triliun Gagal Dinikmati Koruptor selama Medio Januari-Juni 2022

“Kalau mengusul sudah pernah, tapi belum pernah dikabulkan,” sebutnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini