Diduga Kelelahan Peserta Gerak Jalan Alami Lemas dan Pingsan: Kasih Tahu Samsudin?

Beberapa yang berteriak histeris diduga kesurupan.

Denada S Putri
Senin, 15 Agustus 2022 | 12:47 WIB
Diduga Kelelahan Peserta Gerak Jalan Alami Lemas dan Pingsan: Kasih Tahu Samsudin?
Tangkapan layar video. [Instagram/@fakta.indo]

SuaraKaltim.id - Beredar video berdurasi beberapa detik yang memperlihatkan beberapa peserta gerak jalan yang lemas dan pingsan. Bahkan, ada beberapa yang berteriak histeris diduga kesurupan.

Dalam video, terlihat kehebohan itu. Beberap petugas medis berusaha membantu dan menenangkan situasi di lokasi para pelajar pingsan.

Acara gerak jalan itu diduga untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Pasalnya, terlihat mereka menggunakan seragam seperti paskibra, dan beberapa atribut untuk gerak jalan 17-an.

Video itu diunggah di akun @fakta.indo. Admin dari akun tersebut juga memberikan keterangan dalam unggahannya.

Baca Juga:Dampak Karyawan Alfamart Minta Maaf karena Diancam UU ITE, Warganet Ancam Boikot Belanja

"Diduga kelelahan dan akibat cuaca yang tidak menentu sehabis hujan, banyak peserta gerak jalan yang mengalami lemas dan pingsan. Bahkan ada yang berteriak histeris seperti kesurupan. Kejadian di Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara," jelasnya dikutip Senin (15/8/2022).

Tanggapan warganet

Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Beberapa dari mereka ada yang mengaitkan fenomena tersebut dengan Gus Samsudin.

"Jangan dipaksa jika tak mampu...badan kita juga ada hak...khawatir dzolim pada diri sendiri," ucapnya.

"Kasih tau samsudin?," tanyanya.

Baca Juga:Gus Samsudin Tantang Master Limbad Adu Kesaktian, Padahal Awalnya Cuma Diajak Ngopi

"Bukan kesurupan tapi hysteria," ujarnya.

News

Terkini

Dalam video yang diunggah di akun @viral62com, Jeje tengah duduk bersama Bryan Domani.

Lifestyle | 07:00 WIB

Petani itu dari 50 tahun tidak beranjak kesejahteraannya. Kita ingin petani mengurus pertanian saja, tidak perlu mengurus harga. Kita akan atur itu sehingga Rp100 triliun

News | 18:33 WIB

Korban hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Lhoknga

News | 17:24 WIB

Udah kere beraninya keroyokan mana sama Orang Tua

News | 16:48 WIB

Tentu kita kecewa dengan hasil ini, karena kita ingin menang, tapi kekalahan memang bisa terjadi dalam pertandingan

News | 13:08 WIB

Larva atau maggot dari lalat hitam jadi bahan utama produksi pelet ikan (pakan ikan)

News | 11:39 WIB

Koordinator CS Hasbi mengatakan, pihak RSUD Taman Husada sudah membayarkan kewajiban mereka.

News | 09:00 WIB

Setiap bulan, ujarnya, harga komoditas tepung terigu terus melambung tinggi.

News | 08:30 WIB

Keterangan awal didapat dari ayah korban. Ayah korban saat itu berada di rumahnya.

News | 08:00 WIB

Aji Erlynyawati mengatakan, alokasi dana BLT itu berdasarkan arahan Menteri Keuangan.

News | 07:30 WIB

Terlihat di video, ada suara seorang wanita yang memanggil para emak-emak untuk naik ke atas panggung buat berjoget.

News | 07:00 WIB

Tingkat kelembapan di Kaltim dimulai dari angka 60 sampai 100 persen.

News | 06:00 WIB

"Karena pandemi Covid-19 masih ditetapkan pemerintah sampai saat ini, bahkan semua kabupaten/kota di Kalsel masih status PPKM level 1," ujar Diauddin.

| 03:20 WIB
Tampilkan lebih banyak