RSUD AWS Kebanjiran, Lorong-lorong Terendam Air, Warganet: Terulang Lagi

Di foto tersebut, lorong-lorong di RSUD AWS terendam air. Beberapa orang tertangkap kamera menenteng sesuatu.

Denada S Putri
Kamis, 22 September 2022 | 20:50 WIB
RSUD AWS Kebanjiran, Lorong-lorong Terendam Air, Warganet: Terulang Lagi
Tangkapan layar. [Instagram/@beritaterkinismr]

SuaraKaltim.id - Hujan deras guyur Kota Samarinda sejak pukul 17.30 Wita hingga 20.00 Wita, Kamis (22/9/2022). Berdasarkan pantauan ITS-TRC, terdapat 30 titik terendam banjir, 1 daerah terjadi pohon tumbang dan 5 tempat mengalami longsor.

Berkaitan dengan itu, beredar foto di media sosial (Medsos) Instaram soal situasi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS). Foto itu diunggah oleh salah satu akun informasi, yakni @beritaterkinismr.

Di foto tersebut, lorong-lorong di RSUD AWS terendam air. Beberapa orang tertangkap kamera menenteng sesuatu yang diduga adalah sendal atau sepatu.

"Banjir di sebagian lorong-lorong di kawasan Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie. (22/09/2022)," tulis admin, diketerangan foto yang diunggah, dikutip di hari yang sama.

Tanggapan warganet

Baca Juga:Kocak! Bocah Laki-laki Ini Tukarkan Uang di Toko Bikin Orangtua Bengek Tengah Malam

Warganet yang melihat unggahan itu lanta ramai memberikan tanggapan. Beberapa dari mereka ada yang menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi secara berulang.

"Ko d sambutan cuma rintik rintik ya min," ucapnya.

"Di Sungai Kapih, Selili, Guntur2 Doang, Gak Hujan," katanya.

"Harusnya bikin sumur resapan," tuturnya.

"Dtmpku malah blm hujan. Cuma ad mendung, petir, dan Guntur doang.," ujarnya.

Baca Juga:Akhirnya Terjawab Sudah, Sosok Rehan yang Dicari-cari Selama Ini di Media Sosial

"Ah ini parah ini parah.....," sahutnya.

News

Terkini

Dalam video yang diunggah di akun @viral62com, Jeje tengah duduk bersama Bryan Domani.

Lifestyle | 07:00 WIB

Petani itu dari 50 tahun tidak beranjak kesejahteraannya. Kita ingin petani mengurus pertanian saja, tidak perlu mengurus harga. Kita akan atur itu sehingga Rp100 triliun

News | 18:33 WIB

Korban hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Lhoknga

News | 17:24 WIB

Udah kere beraninya keroyokan mana sama Orang Tua

News | 16:48 WIB

Tentu kita kecewa dengan hasil ini, karena kita ingin menang, tapi kekalahan memang bisa terjadi dalam pertandingan

News | 13:08 WIB

Larva atau maggot dari lalat hitam jadi bahan utama produksi pelet ikan (pakan ikan)

News | 11:39 WIB

Koordinator CS Hasbi mengatakan, pihak RSUD Taman Husada sudah membayarkan kewajiban mereka.

News | 09:00 WIB

Setiap bulan, ujarnya, harga komoditas tepung terigu terus melambung tinggi.

News | 08:30 WIB

Keterangan awal didapat dari ayah korban. Ayah korban saat itu berada di rumahnya.

News | 08:00 WIB

Aji Erlynyawati mengatakan, alokasi dana BLT itu berdasarkan arahan Menteri Keuangan.

News | 07:30 WIB

Terlihat di video, ada suara seorang wanita yang memanggil para emak-emak untuk naik ke atas panggung buat berjoget.

News | 07:00 WIB

Tingkat kelembapan di Kaltim dimulai dari angka 60 sampai 100 persen.

News | 06:00 WIB

"Karena pandemi Covid-19 masih ditetapkan pemerintah sampai saat ini, bahkan semua kabupaten/kota di Kalsel masih status PPKM level 1," ujar Diauddin.

| 03:20 WIB
Tampilkan lebih banyak