Ngeri! Emak-Emak Berdaster Ngaku Ditabrak, Cegat Motor hingga Rampas Tas Pengendara Wanita

Jangan sampe berulah lagi, harus ada peringatan dan ancaman hukum agar jera

Bella
Minggu, 25 September 2022 | 21:31 WIB
Ngeri! Emak-Emak Berdaster Ngaku Ditabrak, Cegat Motor hingga Rampas Tas Pengendara Wanita
Emak-Emak mengaku ditabrak hingga bergelut di tengah jalan dengan pengendara motor (Instagram)

SuaraKaltim.id - Beredar video di media sosial yang menampilkan kejadian dua pemotor wanita terlihat bergelut di tengah jalan.

Dalam video yang beredar disebutkan jika ibu-ibu berdaster biru berpura-pura tertabrak oleh wanita yang mengenakan celana panjang. Namun, terlihat wanita diduga jambret itu hendak menarik-narik tas pemotor wanita ketika sedang bertikai di tengah jalanan.

Dikutip Minggu (25/9), berdasar keterangan video yang diunggah ulang akun Instagram, @fakta.indo, disebutkan jika peristiwa itu terjadi di Simpang Empat Jembatan Pekauman, Kota Banjarmasin, Sabtu kemarin.

Disebutkan jika wanita yang berpura-pura ditabrak itu hendak merampas tas pemotor wanita yang diajak berkelahi itu. Dalam video terlihat, lantaran mendapatkan perlawawan, emak-emak berdaster biru sempat bergumul dengan pemotor wanita dalam video itu.

Baca Juga:Duh! Bangunan Warung di Lumajang Ini Retak Gegara Efek Karnaval 'Sound System'

Dalam video yang beredar terlihat sejumlah pria mendatangi lokasi keduanya sedang bertikai di tengah jalan. Meski tidak berhasil melancarkan aksinya, wanita berdaster biru itu tampak santai meninggalkan lokasi kejadian. Dia pun terlihat menaiki sepeda motornya.

Beredarnya aksi wanita yang pura-pura ditabrak hingga sempat berduel dengan korban saat merampas tas menjadi sorotan netizen. Rata-rata netizen ikut merasa heran dengan modus-modus baru pelaku kejahatan di jalan raya. Ada netizen yang menganggap modus baru ini mengerikan hingga bisa yang jadi sasaran amuk massa adalah korban yang dijambret.

Ada pula netizen yang geram dengan aksi wanita berdaster biru di video yang mestinya diberikan peringatan agar bisa jera.

"Jangan sampe berulah lagi, harus ada peringatan dan ancaman hukum agar jeraa," geram akun @mst*****.

"Sesekali harus di hukum sih. Masalahnya bukan sekali ini aja lho kasusnya," sahut akun @sim****.

Baca Juga:Mengaku Polisi, Pria Diduga Lakukan Pemerasan ke Warga: Tolong Lah Bantu Buat Beli Rokok

"Hmm modus yg menarik, pura2 jd korban padahal pelaku. Untung warga ga main hakim sendiri. Kasian jg yg korban aslinya. Dunia... Makin kesini.. Makin kesana," kata akun @fir****.

News

Terkini

Kabar itu juga diunggah kembali di akun gosip @lambeturah_oficial.

Lifestyle | 21:12 WIB

Peristiwa yang menimpa Mawar bukan hanya sekali.

News | 20:30 WIB

Tersangka diamankan di Kawasan Gunung Guntur.

News | 20:14 WIB

Soal rumah mewah yang dimiliki Ismail Bolong, dipaparkan admin di keterangan tulisnya.

News | 19:30 WIB

Jika dibandingkan dengan 2022, APBD Kaltim melonjak naik sekitar Rp 6 triliun.

News | 19:00 WIB

Penyaluran sudah menyentuh angka 2.336 penerima.

News | 18:30 WIB

Lantaran dianggap mengancam keselamatan dirinya dan pengendara lain, sejumlah orang lalu mendekati pria yang sedang salat di tengah jalan itu.

News | 17:30 WIB

Hal itu ditetapkan dalam Pengumuman Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Nomor 561 / 11854 / 2187-IV / B.Kesra

News | 17:00 WIB

Andi Faiz menyayangkan keputusan pemerintah atas pengadaan mobil dinas baru itu.

News | 16:30 WIB

Tampak pelaku dengan menggunakan logat bahasa Sumatera sempat menggertak petugas.

News | 16:00 WIB

LBH Samarinda melaporkan praktek tambang ilegal. Tapi laporan sering tidak berprogres.

News | 15:43 WIB

Minimal kenaikan UMK dari 6-10 persen.

News | 14:45 WIB

Meski mencekam, warga terlihat menengadahkan kedua tangannya ke atas sembari menunggu kiriman bantuan.

News | 14:30 WIB

Untuk diketahui untuk seluruh kontingen kurang lebih hampir 10 ribu orang yang hadir.

News | 08:00 WIB

Merangkum nilai anggaran untuk pengadaan kendaraan dinas di APBD-Perubahan 2022, ternyata ada sebesar hampir Rp 10 miliar.

News | 07:30 WIB
Tampilkan lebih banyak