Keunikan Sape, Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Mirip Gitar

Seiring perkembangan zaman, dawai sape diganti menggunakan kawat rem sepeda atau senar gitar.

Denada S Putri
Senin, 05 Februari 2024 | 19:30 WIB
Keunikan Sape, Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Mirip Gitar
Alat musik Sape. [Ist]

SuaraKaltim.id - Dentingan melodi dari alat musik yang indah tidak hanya dimililiki oleh gitar. Di Kalimantan, terdapat sebuah alat musik yang unik.

Alat musik ini cukup dikenal sebagai alat musik yang mirip gitar bernama Sape. Sama seperti gitar, alat musik ini juga cara memainkannya dengan dipetik.

Bentuk dari Sape ini juga mirip dengan gitar dan Sape’ dalam bahasa lokal Suku Dayak berarti “memetik dengan jari”.

Nama Sape' sendiri merupakan penyebutan dari Dayak Kenayan dan juga Dayak Kenyah. Namun bagian suku dayak lain ada yang menyebutnya Sampe', Sempe, Kecapai.

Baca Juga:Pemantauan Titik Panas di Kaltim Meningkat, Pihak Terkait Diminta Bertindak

Lantas apa keunikan dari alat musik tradisional Sape ini?

Dikutip dari website Kemendikbud, Sape adalah alat musik kesenian tradisional masyarakat Suku Dayak Kayaan di wilayah sungai Kapuas Hulu. Biasanya, Sape digunakan untuk menjadi sarana hiburan bagi masyarakat Dayak.

Sape merupakan alat musik petik dan proses pembuatannya sesuai dengan tradisi dan kebudayaan yang memiliki nilai-nilai artistik dari Suku Dayak.

Nilai-nilai tersebut dapat dilihat dari bentuk Sape yang menyerupai perahu dan diukir dengan motif khas Suku Dayak. Awalnya dawai yang digunakan untuk memainkan Sape terbuat dari rotan atau ijuk pohon raruk (pohon aren).

Namun seiring perkembangan zaman, dawai sape diganti menggunakan kawat rem sepeda atau senar gitar. Bagian dasar Sape terbuat dari rotan yang menggunakan sarang kelulut (sarang lebah kecil) sebagai penempel grid Sape.

Baca Juga:BMKG: Titik Panas di Kaltim Turun Jadi 48, Waspada Karhutla Masih Ada

Sape sendiri dimainkan dengan mengikuti perasan pemainnya. Dalam tradisi masyarakat Dayak yang dekat dengan alam, alunan Sape biasanya mengikuti alam sekitarnya.

Pola permainan Sape biasanya mengulang-ulang beberapa birama karena keindahan alunan Sape muncul karena birama pertama yang bisa saja muncul kembali pada birama kesepuluh dan seterusnya.

Lantunan lagu yang dikeluarkan dari alat musik Sape ini seperti menyatakan perasaan masyarakat Dayak dalam kondisi sedih ataupun senang.

Kontributor: Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini