Baca 10 detik
- BKSDA Kalimantan Timur mengevakuasi bayi orang utan lemas yang terpisah induknya di Kutai Timur pada Minggu, 11 Oktober 2026.
- Petugas medis memberikan penanganan darurat berupa cairan rehidrasi dan vitamin karena satwa mengalami dehidrasi ringan serta penurunan daya tahan tubuh.
- Bayi orang utan tersebut menjalani proses karantina dan observasi sebelum dipindahkan ke pusat rehabilitasi satwa.
"Komitmen kami adalah memastikan setiap satwa endemik yang terevakuasi mendapatkan perawatan medis memadai hingga siap dilepasliarkan," tegas Ari. (Antara)