SuaraKaltim.id - Menggunakan masker untuk mencegah infeksi Covid-19 dapat menjadi tantangan tersendiri. Beberapa kendala umum yang biasa dirasakan salah satunya adalah tidak leluasa, sulit bernapas, hingga kesulitan saat harus berbicara.
Meski begitu, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto SpP(K) tetap menyarankan penggunaan masker di dalam rumah terutama jika di rumah ada golongan yang rentan terinfeksi Covid-19.
"Ada kelompok rentan di rumah, apabila kita orang yang sering keluar rumah, apabila berkontak dengan keluarga kita yang rentan tersebut maka sebaiknya di dalam rumah tetap menggunakan masker," ujar Agus di Graha BNPB, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Kelompok rentan yang dimaksud adalah anak berusia di bawah 12 tahun, orang lanjut usia atau lansia, dan orang dengan penyakit kronis seperti jantung, hipertensi, diabetes, dan gangguan saluran pernapasan akut.
Jika merasa berat, pelonggaran bisa dilakukan dengan syarat bahwa Anda sudah sangat yakin telah menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar saat berada di luar rumah.
Protokol kesehatan yang dimaksud adalah memakai masker, menjaga jarak, serta menjaga kebersihan dengan rajin cuci tangan pakai sabun.
"Tapi kalau kita merasa tidak yakin maka penggunaan masker di dalam rumah itu disarankan untuk mengurangi risiko apabila virus itu kita bawa," terang Agus.
Pastikan sebelum melepas masker kita sudah lebih dulu membersihkan diri, seperti meletakkan baju bekas pakai di mesin cuci, mandi dan membersihkan diri. Setelahnya baru bisa leluasa bertemu dan berinteraksi dengan keluarga.
Baca Juga: Kementerian Kesehatan Ternyata Paling Banyak Kasus Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
Terkini
-
Kolam Bekas Tambang di Kukar Jadi Tempat Wisata usai Terbengkalai 28 Tahun
-
Ribuan Guru PPPK di Kaltim Diperpanjang Kontraknya, DPRD Janji Kawal
-
Viral Lagi, Terungkap Kondisi Terkini Orangutan Kurus dan Anaknya di Kutai Timur
-
Fundamental Kokoh, PSGO Imbangi Pertumbuhan Usaha dan Pembagian Dividen
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Hujan Petir saat Perayaan Iduladha