SuaraKaltim.id - Hingga akhir September 2020, jumlah ibu hamil yang terpapar covid-19 di Kota balikpapan mencapai 35 orang.
Agar tidak terjadi kasus gawat darurat, Pemerintah Kota Balikpapan (Pemkot) sejak awal sudah mengingatkan rumah sakit harus siap menerima pasien ibu hamil yang terkonfirmasi positif.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty mengungkapkan, sejak dua bulan terakhir, kasus ibu hamil yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Balikpapan melonjak.
“Periode Agustus – September, terjadi peningkatan kasus ibu hamil yang terkonfirmasi positif. Karena ada peningkatan pada klaster keluarga, yang di antaranya ada ibu hamil,” katanya di Balikpapan (29/9/2020)
Untuk itu, pihaknya meminta semua rumah sakit agar membuat kebijakkan, bagi ibu hamil yang mendekati persalinan minamal 2 pekan sebelumnya melakukan rapid test di puskesmas setempat. Karena jika reaktif akan langsung dilakukan swab.
“Jika jika hasil swab positif, rumah sakit sudah siap menangani pasien ibu hamil yang akan melahirkan. Termasuk yang harus melalui operasi cesar,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa