SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota Balikpapan kembali merilis penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid 19.
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, Selasa (22/9/2020) terjadi penambahan 83 kasus positif baru.
“Hari ini masih terjadi penambahan kasus positif sebanyak 83 orang, 38 orang selesai menjalani isolasi, 2 kasus positif meninggal dan 2 kasus lagi probable meninggal,” katanya.
Dijelaskan dia, 83 kasus positif itu menyusul 66 pekerja lepas pantai Pertamina Hulu Kaltim (PHKT) yang terkonfirmasi positif kemarin, Senin (21/9/2020).
Secara rinci, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menyebut 83 kasus itu, ada sebanyak 16 kasus dengan gejala ISPA yang dirawat di rumah sakit.
Selain itu, ada 9 kasus kelompok orang tanpa gejala (OTG). 3 kasus meruppakan perluasan tracing, 66 kasus klaster Lepas Pantai PHKT yang masuk data Balikpapan ada 55 kasus.
“Selain itu, ada pula kasus sembuh berjumlah 38 pasien, masing-masing 7 pasien dari RSUD Beriman, 9 pasien dari RS Silom, 7 pasien dari RS Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan dan 15 pasien selesai menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.
Adapun pasien positif yang meninggal dunia yakni BPN 2738 perempuan 46 tahun dan BPN 2480 perempuan 57 tahun.
Akumulasi dari semua pasien, ada 225 kasus positif yang menjalani perawatan di rumah sakit dan sebanyak 609 menjalani karantina mandiri.
Baca Juga: Ribuan Tenaga Kerja di Balikpapan di PHK, Disnaker Siapkan Latihan kerja
Adapun pasien sembuh sebanyak 1.783 sembuh kasus dan pasien meninggal sebanyak 176 kasus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa