SuaraKaltim.id - Penatapan bakal pasangan calon (paslon) peserta pilkada Balikpapan akan dilakukan secara tertutup.
Hal itu disampaikan Komisioner KPU Kota Balikpapan KPU Kota Balikpapan Mega Fariani Ferry.
Menurutnya, penetapan paslon tidak dapat dilakukan secara terbuka lantaran penyebaran Covid-19 masih tinggi di Kota balikpapan.
“Penetapan itu bersifat pleno yang dilakukan internal secara tertutup. Benar-benar tidak melibatkan orang luar atau tidak melibatkan banyak orang,” katanya, Selasa (22/09/2020).
Keputusan itu, juga telah disampaikan pada paslon tunggal Rahmad Masud - Thohari Azis. instruksi tersebut berlaku sesuai PKPU pencalonan maupun calon tunggal.
“Instruksi pada PKPU pencalonan maupun calon tunggal, penetapan dilakukan secara tertutup tidak melibatkan atau tidak mengundang dari pihak manapun. Cukup kita saja,” ujarnya.
Nantinya, hasil pleno akan diumumkan di laman KPU Kota Balikpapan dan di papan pengumuman yang ada di Kantor KPU.
“Jadi ada pengumuman yang terpasang dan di laman KPU Balikpapan. Hasil pentapan itu akan kami serahkan, paling lambat, salinan dari hasil ketetapan itu 1 hari sejak penetapan berlaku,” sebutnya.
Baca Juga: Nama Baik Sekretaris Kota Dicemarkan, Pemkot Samarinda Lapor Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan